"Silakan saja, masing-masing punya hak (mendukung atau menarik dukungan ke pemerintah). Itu, urusan PAN," kata Nusron di sela-sela Rakornas Bidang Keagamaan DPP Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, Selasa (04/09).
Pada Rabu (15/08) Ketua Umum DPP PAN, Soetrisno Bachir, mengatakan partainya menarik dukungan pada pemerintahan Yudhoyono-Kalla.
Penarikan dukungan itu didasarkan pada hasil polling yang dilakukan lembaga survei yang menunjukkan popularitas partai pendukung pemerintah makin merosot.
Imbas hasil polling itu akan berdampak langsung pada partai yang dipimpinnya, apalagi pelaksanaan pemilu 2009 tinggal dua tahun lagi.
Nusron mengatakan sebenarnya popularitas pemerintahan tergantung pada pengambilan kebijakan pemerintah terkait dengan nasib rakyat.
"Sepanjang pemerintah sukses melayani masyarakat, bagus mengambil kebijakan dan bisa mengkomunikasikan dengan baik, maka popularitas akan tetap baik," katanya. (*/lpk)