
"Kami berharap tahun berikutnya ada perbaikan. Kami hanya bermasalah dengan sistem dalam penyelenggara FFI. Kalau itu diperbaiki, mudah-mudahan tahun depan kita bisa ikut," kata Monti Tiwa, penulis skenario yang tergabung dalam MFI.
Sebelumnya MFI memang telah melakukan rapat pleno pada tanggal 25 Agustus lalu untuk membahas ketidakikutsertaan mereka di ajang FFI 2007. Hal serupa juga dikatakan oleh sutradara Hanung Bramantyo. Menurutnya, ajang FFI hanyalah membuat kompetisi belaka.
"Intinya FFI kan bukan kompetisinya. Gelarlah festival sampai membentuk apresiasi masyarakat yang tinggi terhadap perfilman, seperti yang terjadi di Amerika dan Eropa. Setelah itu, baru kita bisa membuat kompetisi," kata Hanung.
Namun demikian, Hanung dan teman-temannya tetap memberikan dukungan kepada pelaksanaan FFI 2007. "Kami tetap dukung kegiatan festivalnya," pungkas Hanung. (kpl/fia)
Lihat Profil: Hanung Bramantyo
Halaaaa...MFI cuma pada bisa bikin film kuntilanak, horor murahan, sama percintaan ece-ece aja, pada sok semua deh lo pada. Mana ada dr lo semua yang punya prestasi sekelas Garin Nugroho, Slamet Rahardjo, Dedi Mizwar? Omong besar kalian!! Banyak dr kalian, contohnya Mira Lesmana (Nicholas Saputra andalannya), yg hanya bisa mengandalkan pemain bukan dari mutu film dan cerita untuk bisa laku. So, untuk MFI, ini pesan dari mamake memet: PREEEEEETTTTT!!