< >

Prospek Kerja Sama Ekonomi dan Politik RI-Rusia Cerah

Senin, 10 September 2007 22:46
Kapanlagi.com - Prospek hubungan diplomatik dan kerja sama di berbagai bidang, terutama ekonomi maupun politik antara RI-Rusia cerah, mengingat terdapat banyak kesamaan kepentingan, baik dalam upaya memperkuat ketangguhan domestik maupun bermain di tataran global.

Demikian pendapat dua praktisi dan pengamat politik internasional, yakni Kenly Poluan dari Program Pasca-Sarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) serta Aloysius Rebong (Newslink Communication Management), di Jakarta, Senin (10/09).

"Ada banyak alasan bagus, mengapa RI harus mulai lebih menjadikan Rusia pada deretan papan atas mitra luar negeri strategis. Selain sebagai sesama negara besar dalam jumlah penduduk dan sumber daya alam, juga sama-sama tengah memperkuat ketangguhan ekonomi domestik," kata Kenly Poluan.

Di sisi lain, lanjutnya, Rusia dan Indonesia pernah memiliki kerja sama pertahanan serta militer maupun konstruksi yang mantap, bahkan sempat membuat negara kita disegani di tingkat Asia maupun dunia.

"Rusia itu bisa jadi mitra strategis dalam apa saja. Dia juga punya keunggulan teknologi. Lihat contoh di India, kini mampu menjadi salah satu negara terbesar di bidang industri "micro chips" dan multimedia serta teknologi militer," kata Kenly Poluan sehubungan dengan kunjungan Presiden Rusia, Vladimir Putin serta puluhan delegasi eksekutif bisnisnya baru-baru ini.

Hal senada juga diutarakan Aloysius Rebong yang mengharapkan kunjungan rombongan besar untuk pertamakalinya dari Rusia di era reformasi ini, dapat membawa angin segar terhadap banyak hal di Indonesia.

"Selain di bidang politik, pertahanan dan persenjataan, juga tentu di bidang ekonomi," katanya.

Ia lalu menunjuk salah satu hasil kunjungan berupa terjalinnya kerja sama investasi pihak Indonesia yang diwakili 'Minang Jordanindo' dengan mitranya dari Rusia, 'Uraltrac Chelyabinsk'.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara PT Minang Jordanindo dan Uraltrac Chelyabinsk Rusia, berlangsung di Jakarta tanggal 6 September lalu, disaksikan langsung Presiden Rusia Vladimir Putin serta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Forum Bisnis Indonesia-Rusia.

"Kedua perusahaan tersebut sepakat untuk segera merealisasikan program kerjanya. Pada tahap awal realisasi investasi senilai US$100 juta itu, pihak PT Minang Jordanindo akan segera mengirim 100 teknisi asal Indonesia untuk mendapatkan training (pelatihan) di Rusia pada tahun ini juga," paparnya (*/lpk)