Residivis Jambret di Samarinda Tertangkap Massa

Kapanlagi.com - Heri Koko (25), residivis jambret yang sudah lama menjadi Daftar Pencari Orang (DPO) Poltabes Samarinda, ditangkap warga usai menjambret seorang siswi SMU di Jalan Kapuas, Sabtu malam (8/9) sekitar pukul 23.30 wita.

Namun, rekan residivis itu berhasil kabur dari kepungan warga bersama motor yang dipakai menjambret. Polisi yang datang ke TKP sesaat setelah kejadian itu, berhasil menyelamatkan jiwa Heri Koko dari amukan massa.

Warga Jalan Imam Bonol RT. 26 No. 33 itu, segera digiring ke Poltabes Samarinda bersama tas milik korban yang sempat dirampas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka ditangkap setelah korban berteriak minta tolong dan dikejar warga sehingga mereka terjatuh dari motor. Rekannya berhasil kabur bersama motor yang dipakai beraksi, sementara tersangka keburu tertangkap bersama barang bukti tas milik korban," ujar Kasat Reskrim Poltabes Samarinda Komisaris Novi Irawan di Samarinda, Selasa.

Korban jambret itu bernama Stevani Tanar warga Jalan Otto Iskandar Dinata RT. 018 No. 28, Samarinda. Kata Kasat Reskrim, korban diikuti sejak keluar dari vihara dan langsung di jambret saat berada di tempat sepi.

"Tersangka merupakan residivis kasus jambret dan sudah sering keluar masuk penjara. Dia sudah lama kami incar, namun baru berhasil ditangkap," ungkap Novi Irawan.

Diakui Kasat Reskrim, polisi masih menyelidiki aksi jambret yang selama ini marak terjadi di Samarinda, sebab modusnya hampir sama dengan modus yang digunakan Heri Koko beraksi.

"Walaupun modusnya hampir sama, tapi kami belum bisa memastikan apakah aksi jambret yang marak terjadi beberapa bulan terakhir dilakukan komplotan Heri Koko," katanya.

Sementara, Stevani Tanar mengungkapkan, saat itu dia tengah mengendarai motor, tiba-tiba dua pria memepet motornya dan langsung merampas tas yang digantung di pundaknya.

"Saya tidak tahu kalau saya diikuti. Saat itu saya pulang sembahyang di vihara dan ketika berada di tempat sepi, mereka langsung merampas tas saya," ujarnya.

Tas yang sempat dibawa kabur pelaku kata siswi SMU itu berisi, HP Nokia 6681 serta beberapa peralatan kosmetik.

"Sebenarnya isi tas saya tidak seberapa, tetapi saya sangat shock sehingga mengejar mereka sambil berteriak. Dia berhasil ditangkap saat terjatuh, sementara temannya berhasil kabur bersama motornya," ujar korban. (*/cax)

©2003-2007 KapanLagi.com