"Kita tidak akan masuk secara langsung tetapi melalui Kerja sama Operasi (KSO) dengan perusahaan batu bara," kata Direktur Utama PT PLN, Eddie Widiono kepada wartawan di Jakarta, Rabu, usai seminar "Optimalisasi Pemanfaatan CSR di lingkungan BUMN".
Menurutnya, apabila mengandalkan pembelian saat ini sangat tergantung kepada harga batu bara di luar negeri sehingga dari segi pasokan sulit dipertanggungjawabkan.
Melalui KSO tersebut dimungkinkan bagi perusahaan tambang batu bara melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan cadangan strategis.
"Selama ini apabila tergantung kepada pasar. Harga pembelian PLN selalu under value dibandingkan luar negeri. Sehingga dapat mengganggu pasokan apabila harga di luar negeri sedang bagus," ucapnya.
Menurutnya, apabila dengan pembelian terkadang pasokan batu bara tidak memenuhi jadwal dan tidak sesuai yang diharapkan.
Kebutuhan batu bara bagi kebutuhan pembangkit diperkirakan semakin mengalami kenaikan pada tahun 2010 sehingga ke depan dibutuhkan KSO batu bara.
Perusahaan yang dapat bergabung di bidang batu bara tersebut nantinya harus memiliki modal yang cukup serta tidak macet di tengah jalan. (*/rsd)