XL Berlakukan Tarif Rp1 Per Detik di Jabar

Kapanlagi.com - PT Excelcomindo Pratama Tbk. mulai Sabtu (15/9) besok memberlakukan tarif pulsa promo murah Rp1 per detik untuk wilayah Jawa Barat sehingga diprediksi semakin meningkatkan waktu pemakaian (Minute of Usage/MOU) di provinsi itu.

"Tarif promo yang sama telah diterapkan di sebagian besar Pulau Jawa, Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan. Tarif Bebas akan tetap menjadi kartu termurah di kelasnya," kata Direktur Coorporate Serveces XL, Jorie de Fretes di sela-sela peluncuran tarif promo murah di Bandung, Jumat.

Selain di Bandung, tarif pada saat yang sama juga diberlakukan di Jabodetabek, Bali dan Lombok yang akan berlangsung hingga 30 November 2007. Sebelumnya tarif itu diterapkan di Sumatera, Jateng, Jatim, DIY dan Kalimantan.

Tarif promo Rp1 per detik berlaku setelah dua menit bicara untuk panggilan ke sesama XL di seluruh Indonesia. Sedangkan ke operator lain berlaku Rp10 per detik.

"Di Kalbar tarif baru yang diberlakukan jauh lebih murah, seperti halnya di Sulawesi yakni Rp1 per detik sejak menit pertama," katanya.

Menurut Jorie de Fretes, saat ini tarif pulsa murah masih menjadi pertimbangan utama pengguna seluler di Indonesia. Namun demikian tarif murah yang ditawarkan operator seluler itu tidak akan melupakan pelayanan lainnya termasuk kualitas jaringan.

"Tarif promo ini bisa bermanfaat bagi pelanggan untuk bersilaturahmi sepanjang Ramadhan hingga lebaran nanti," kata Vice President Marketing XL, Maria Anna Liza.

Lebih lanjut Ana mengungkapkan, penerapan tarif pomo bebas Rp1 per detik di Sumatera dan Sulawesi telah berhasil meningkatkan waktu pemakaian (MOU). Dilihat dari sisi peningkatan jumlah pelanggan, tarif promo murah itu berhasil meningkatkan jumlah pelanggan sedikitnya 200 ribu pelanggan.

"Saat ini jumlah pelanggan Bebas telah mencapai hampir 50 persen dari total pelanggan XL yakni 10,2 juta pelanggan," kata Maria.

Sementara itu jumlah pelanggan XL di Jawa Barat sendiri berjumlah sekitar 1,1 juta pelanggan, 50 persen diantaranya pengguna Bebas. Dengan tarif promo murah Rp1 per detik itu ditargetkan mampu menambah aktivasi baru sebanyak 24.000 pelanggan.

Pemberlakuan tarif murah itu tidak lepas dari ketatnya persaingan tarif pulsa antar operator seluler di Indonesia termasuk juga bersaing dengan operator CDMA yang selama ini cukup berani membanting tarif pulsa dalam level termurah di Indonesia. (kpl/rit)

©2003-2007 KapanLagi.com