< >

Petani Diimbau Tanam Padi Berusia Pendek

Minggu, 16 September 2007 13:23
Kapanlagi.com - Menghadapi musim tanam (MT) I tahun 2007-2008, para petani diharapkan menggunakan varietas padi yang berusia pendek yang hasilnya maksimal lantaran berdasarkan pengalaman MT tahun 2006-2007, terjadi pengunduran masa tanam hingga dua bulan.

"Bahkan hingga bulan September ini belum ada tanda-tanda datangnya musim hujan," kata Kepala Seksi Padi dan Palawija Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Banyumas, Suwarseno di Purwokerto, Sabtu (15/9).

Dia mengatakan, beberapa varietas padi yang berusia pendek adalah Angke, IR-64, Situbagendit, dan Logawa. Menurut dia, untuk varietas Angke saat ini banyak diminati petani karena usianya pendek namun produktivitasnya tinggi.

Selain Angke, kata dia, varietas yang cukup diminati petani dan disarankan untuk ditanam adalah Situbagendit. "Meskipun lebih berpotensi di lahan basah, varietas ini dapat ditanam di lahan kering," kata Suwarseno.

Sementara untuk jenis Hibrida, kata dia, tetap dikembangkan tetapi dengan pengawalan atau pengawasan ketat. "Jenis Hibrida tetap dikembangkan dengan pengawalan ketat karena jenis ini rentan terhadap hama wereng," katanya.

Ia mengatakan, jenis Hibrida disarankan ditanam pada musim kemarau karena jika ditanam pada musim hujan kelembabannya sangat tinggi sehingga lebih mudah terserang hama.

Menyinggung masalah pola dan tata tanam, dia berharap, petani tetap menggunakan pola 'padi-padi-palawija' memasuki musim tanam mendatang. Menurut dia, untuk petani di daerah sulit air dapat menggunakan pola 'padi-palawija-palawija'. (*/bun)