Program Rp1/Detik Tingkatkan Penggunaan XL di NTB
Kapanlagi.com - Pimpinan cabang (RSOM) XL Nusa Tenggara Barat (NTB), Eko Setiawan mengatakan, program tarif Rp1/detik yang diberlakukan secara nasional sejak 15 Sepember 2007, khususnya di Provinsi Bumi Gora telah meningkatkan penggunaan frekuensi seluler XL."Dari hasil pantauan yang dilakukan beberapa hari ini, terjadi peningkatan hingga 15-20 persen dan tetap aman," katanya kepada wartawan di Mataram, Selasa. Dikatakan, pihaknya telah melakukan antisipasi sebelum program tersebut diberlakukan di Provinsi NTB. Dengan menambah perangkat yang diperlukan, lonjakan penggunaan seluler XL tidak sampai menimbulkan "trouble" atau gangguan jaringan. "Ibarat jalan tol, pengguna jalur tersebut kian padat namun tidak sampai terjadi tumpang tindih seiring semakin banyaknya pelanggan XL di daerah ini," katanya. Eko mengakui dalam dua bulan terakhir terjadi penambahan pelanggan hingga 10 persen lebih, kalau sebelumnya pelanggan XL berjumlah 700.000 kini mencapai sekitar 775.000 pelanggan. Kenaikan pelanggan tersebut diprediksi bertambah terus seiring dengan diluncurkannya program Rp1/detik. Kesesama XL pada jam-jam sibuk 17.00 - 22.59 Wita untuk 10 menit pertama tarif yang berlaku Rp10/detik, pada menit ke-11 berlaku tarif Rp1/detik. Untuk jam tidak sibuk pukul 23.00 - 16.59 Wita berlaku tarif Rp10/detik untuk dua menit pertama selanjutnya dimenit ketiga berlaku tarif Rp1/detik. Sementara ke operator lain hingga 30 September 2007 tarif telepon bebas berlaku Rp25/detik untuk dua menit pertama dan pada menit ketiga berlaku tarif Rp10/detik. Mulai 1 Oktober 2007 tarif telepon bebas ke operator lain pada jam-jam sibuk 17.00 - 22.59 Wita untuk 10 menit pertama tarif yang berlaku Rp25/detik, pada menit ke-11 berlaku tarif Rp10/detik. Untuk jam tidak sibuk pukul 23.00 - 16.59 Wita berlaku tarif Rp25/detik untuk dua menit pertama selanjutnya menit ketiga berlaku tarif Rp10/detik. Total biaya yang dikeluarkan pelanggan ke sesama XL pada jam sibuk terhitung mulai pukul 17.00 Wita hingga 22.59 Wita hanya Rp9.000 per jam dan pada pukul 23.00 Wita hingga 16,59 Wita hanya berkisar Rp4.800 per jam. "Dengan tarif promo baru itu, XL menjadi termurah di kelasnya (GSM), kita ingin memberikan pelayanan terbaik dan termurah kepada masyarakat," katanya. Menjawab pertanyaan, Eko menyatakan, penetapan tarif murah itu tidak akan melupakan pelayanan lain termasuk kualitas jaringan. Dalam pelayanan lain, XL juga akan melakukan berbagai bakti sosial kepada masyarakat seperti ke beberapa pondok pesantren. "Besarnya XL di daerah itu tidak terlepas dari peran masyarakat, kita bisa menjadi seperti ini karena masyarakat telah memberikan kepercayaan, untuk itu di bulan suci Ramadhan kita pun akan berbagi kasih," demikian Eko Setiawan. (kpl/rit) |