3G Telkomsel Hadir di Pekabbaru
Kapanlagi.com - Menandai setahun layanan 3G di Indonesia, Telkomsel meresmikan kehadiran layanan generasi ketiga (3G) di Pekanbaru sebagai kota ke-49 yang telah menikmati layanan 3G di Indonesia.Corporate Communication Telkomsel, Nadira Febriati, di Surabaya, Rabu, mengatakan, kehadiran layanan 3G (kombinasi suara, teks, gambar dan video) tentunya menjadi nilai tambah bagi wilayah Propinsi Riau tersebut. Selain Pekanbaru, katanya, dua kota lain di Riau yakni Siak dan Palawan telah menikmati pula layanan 3G Telkomsel. Menurut dia, layanan 3G Telkomsel mendapat respon yang baik dari masyarakat, terlihat dari jumlah pelanggan 3G Telkomsel yang terus meningkat. Jumlah pelanggan 3G Telkomsel dalam setahun, sejak Telkomsel mempelopori hadirnya layanan 3G di Indonesia, telah mencapai 3,25 juta. Dengan pertumbuhan tersebut maka memposisikan Indonesia termasuk ranking 10 besar dunia dalam pertumbuhan jumlah pelanggan 3G bersama Jepang, Korea, Taiwan, Cina, Hongkong, Inggris, Perancis, Jerman dan Australia. Lebih lanjut ia mengemukakan, Telkomsel memandang bahwa jaringan yang luas dan berkualitas dengan "core network" yang terjaga serta didukung implementasi teknologi terkini, merupakan hal utama dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat. Telkomsel kini telah menggelar lebih dari 1.486 node B (Base Tranceiver Station 3G) tersebar di 49 kota yakni Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo, Kudus, Tegal, Purwokerto, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Malang, Batu Malang, Lamongan, Pasuruan, Kediri dan Bangkalan. Sedangkan kota lainnya meliputi Banda Aceh, Lhoksumawe, Langsa, Medan, Lubuk Pakam, Pematang Siantar, Sibolga, Kisaran, Tanjung Balai Asahan, Bukittinggi, Padang, Palalawan, Siak, Tanjung Pinang, Batam, Palembang, Lampung, Denpasar, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Makasar, Mataram, Gorontalo dan Pekanbaru. Oleh karena itu, Telkomsel dipercaya sebagai "service leader" untuk melayani 44 juta pelanggan, atau lebih dari 50% pengguna seluler di Indonesia. (kpl/rit) |