Rombongan peserta forum kedua investasi pariwisata Asia Tenggara itu akan berkunjung ke taman burung Sabtu (22/9), dilanjutkan diskusi dan makan siang, sehingga sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa kawasan tersebut aman dari ancaman flu burung.
Pihak Bali Bird Park dalam penjelasan yang disampaikan di Denpasar, Jumat menyebutkan, delegasi dari negara-negara ASEAN, mitra investasi serta utusan pemerintah propinsi dan kabupaten/kota di Indonesia akan langsung didampingi Managing Director Bali Bird Park, Nick Blackbeard.
Menurut Bayu, Humas Bali Bird Park, peserta dari kalangan organisasi pariwisata nasional, para investor, utusan pemerintah daerah dan delegasi dari berbagai negara ASEAN, terlebih dahulu akan melakukan tur keliling taman burung seluas dua hektar.
Rombongan diajak menyaksikan koleksi lebih dari seribu ekor burung dari 250 spesies yang ada, memberi makan burung Lori, Pelikan, acara Meet The Bird Star serta adanya pertunjukan burung.
Dalam kunjungan yang dijadwalkan selama sekitar dua jam itu, peserta sekaligus menikmati santap siang di restoran setempat, dan diskusi membahas investasi kepariwisataan di Bali.
Kunjungan delegasi ATIF di hari terakhir dari pertemuan yang berlangsung tiga hari itu, diharapkan semakin meyakinkan kepada dunia, bahwa Pulau Bali pada umumnya aman untuk dikunjungi meski sempat dilanda kasus flu burung. (*/rsd)