"Rekomendasi itu diberikan oleh technical dellegate, tim pengawas dari KONI Pusat dan pengurus besar cabang olahraga yang bersangkutan," kata Wakil Ketua Panitia Harian PB PON Kaltim, Hermain Okol, usai rapat internal PON di Samarinda, Senin.
Ia menjelaskan, cabor yang diminta untuk dipindah penyelenggaraannya antara lain golf di Kota Balikpapan, aeromodeling dan taekwondo di Kutai Timur.
Menurut dia, rekomendasi untuk cabang golf diberikan oleh tim pengawas dari KONI Pusat yang sempat meninjau tempat tersebut, dan menilai lapangan yang akan digunakan banyak mengalami kerusakan dan hingga kini tidak ada perbaikan yang berarti.
Sedangkan untuk cabang aeromodelling, ujarnya, direkomendasikan untuk dipindah ke Kota Tarakan karena technical dellegate menilai Kutai Timur tidak memiliki sarana yang memadai untuk menggelar cabor tersebut.
"Sebenarnya ini terkait masalah teknis saja," katanya Hermain.
Ketua Bidang Pertandingan PB PON Kaltim, Harbianysah, mengatakan rekomendasi untuk cabor taekwondo direkomendasikan melalui surat yang dikirim oleh pengurus besar Taekwondo Indonesia.
Menurut dia, keinginan tersebut lebih disebabkan faktor non-teknis karena yang dikeluhkan adalah jarak menuju Sengeta (Kutai Timur) yang cukup jauh dan mesti ditempuh dengan jalan darat.
PB PON menargetkan permasalahan ini dapat diselesaikan dalam tempo tiga hari mendatang.
Hermain mengatakan semua keputusan akhir terhadap lokasi cabor tetap menjadi wewenang PB PON Kaltim.
Ia menegaskan bahwa tidak tetutup kemungkinan ada perpindahan lokasi cabor bila ternyata ada daerah penyelenggara yang terbukti tidak siap.
Adapun, hingga kini ada tujuh daerah yang direncanakan untuk menggelar cabor di PON XVII, yaitu Kota Samarinda, Balikpapan, Bontang, Tarakan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Berau.
Hermain mengakui kepastian daerah penyelenggara cabor yang belum juga pasti turut memengaruhi persiapan Kaltim sebagai tuan rumah. Hal tersebut salah satunya terkait dengan distribusi buku panduan PON tentang lokasi pertandingan yang hingga kini belum terlaksana sepenuhnya.
Kendati demikian, ujarnya, sudah banyak kemajuan dalam persiapan seperti pada bidang akomodasi, transportasi, pertandingan, kesehatan dan humas.
Ia menambahkan, PN PON Kaltim mentargetkan seluruh lokasi cabang olahraga yang akan dipertandingan sudah dapat dipastikan pada bulan Oktober mendatang. (*/lpk)