"Mayat itu dibunuh lima hari lalu. Kondisi badannya sudah rusak sehingga tidak bisa dikenali lagi," kata Een (45) pemilik rumah kontrakan di Rangkasbitung.
Penemuan mayat tersebut, Selasa dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB setelah bau amis menyengat di salah satu rumah kontrakan hingga menggegerkan warga yang akan bersahur.
Korban diduga dibunuh dengan cara dijerat leher hingga meninggal dunia. Setelah itu, korban dimasukkan ke dalam peti.
Hingga saat ini warga belum mengetahui motif pembunuhan karena orang yang mengontrak rumah dua orang itu kini menghilang.
"Memang, rumah saya dikontrak sudah dua bulan oleh waria dan tidak tahu persis domisili orang itu," katanya.
Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Sukirno, mengatakan, pihaknya kini tengah mengusut kasus pembunuhan tersebut yang pelakunya diduga dilakukan teman sekontrakan.
"Saat ini kami tengah memburu kedua orang temannya yang menghilang itu sejak terjadi pembunuhan," katanya.
Sementara mayat yang belum diketahui identitasnya itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung untuk di visum sambil menunggu keluarga korban. (*/cax)