Balai POM Sita Ratusan Kornet Impor

Kapanlagi.com - Kornet impor ratusan kaleng di antaranya dari China yang dijual di beberapa hypermarket dan supermarket serta gudang rabat di kawasan Jalan Solo, Depok, Kabupaten Sleman, Rabu (26/9) disita tim gabungan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Yogyakarta dan Dinas Pertanian Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), karena melanggar ketentuan.

Sri Hartini, staf pada Dinas Pertanian DIY yang ikut dalam tim operasi gabungan itu mengatakan penyitaan terhadap kornet impor melalui operasi/razia ini dilakukan karena kondisi daging sapi dalam kaleng tersebut diragukan.

"Produk impor itu masih meragukan, karena negara-negara produsen kornet tersebut belum terbebas dari penyakit kuku dan mulut pada sapi," katanya.

Menurut dia, saat ini sedang dilakukan penelitian terhadap kornet itu, dan jika nanti tidak terbukti mengandung penyakit berbahaya maupun kandungan lain yang membahayakan, kornet tersebut akan dikembalikan ke pemilik/penjualnya.

Ia mengatakan, dalam operasi/razia terhadap makanan dan minuman serta produk berbahaya lain yang dijual di hypermarket dan supermarket serta gudang rabat itu, juga disita ratusan susu kaleng yang sudah kadaluwarsa.

"Juga disita sejumlah minuman sari buah impor karena sudah kadaluwarsa, serta telur ayam mentah dalam kemasan isi 5 butir dan 10 butir karena tidak ada label batas waktu kadaluwarsanya," katanya.

Khusus untuk memeriksa kondisi daging sapi apakah layak dikonsumsi atau tidak, menurut dia, tim gabungan tersebut menggunakan alat pengukur kualitas yang disebut 'PH-meter'.

Ia mengatakan, di samping karena kadaluwarsa dan menyalahi ketentuan lain, berbagai produk yang disita itu belum memperoleh rekomendasi dari Departemen Kesehatan RI.

Dinas Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) juga ikut tergabung dalam tim yang melakukan operasi/razia tersebut. (*/boo)

©2003-2007 KapanLagi.com