Mao menelan kapsul itu dan tewas tak lama setelah ciuman mematikan itu.
"Pasangan sejoli itu sebelumnya telah saling berjanji bahwa jika salah satu di antara mereka mengkhianati yang lain, maka yang berkhianat itu harus mati," kata suratkabar yang menyebut kasus pembunuhan sebagai 'serangan mulut-ke-mulut'.
Xia menangkap basah kekasihnya, Mao Ansheng, sedang 'berbincang' dengan seorang wanita lain dan menganggap bahwa kekasihnya itu telah melanggar janji sehidup semati mereka. (kpl/dar)