< >

PKS: Ada Upaya Preteli Koalisi Parpol Islam

Jum'at, 28 September 2007 20:53
Kapanlagi.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumatera Utara Sigit Pramono Asri mengungkapkan akhir-akhir ini ada upaya-upaya dari pihak lain untuk menggembosi koalisi parpol Islam menjelang pelaksanaan pilkada gubernur tahun depan.

"Ada yang mencoba untuk mempreteli koalisi ini agar kandas di tengah jalan.Tapi semua itu merupakan bagian dari ujian bagi koalisi itu sendiri," katanya kepada wartawan di gedung dewan di Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (28/09).

Empat parpol berazas Islam --PKS, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Bulan Bintang (PBB)-- bersama satu parpol berbasis ummat Partai Amanat nasional (PAN) sepakat untuk berkoalisi mengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2008-2013.

Rencananya kelima parpol akan mengusung satu pasangan cagub-cawagub Islam-Islam pada pilkada yang dijadwalkan dilangsungkan pada 9 April 2008 itu.

Menurut Sigit, koalisi itu sendiri hingga kini masih terus berlanjut meski ada upaya-upaya pihak-pihak tertentu untuk mempreteli dan menggembosinya.Selain itu, satu dari lima parpol tersebut juga terkesan memiliki kecenderungan untuk bergabung dengan partai lain di luar koalisi parpol Islam.

Namun demikian ia memastikan semua itu tidak akan menghambat langkah koalisi parpol Islam untuk mengusung pasangan cagub/cawagub. "Kita menganggap semua itu hanya sebuah ujian. Kita lihat saja nanti apakah koalisi ini akan sanggup menghadapi ujian seperti itu atau tidak," katanya.

PKS sendiri, menurut dia, akan tetap setia dengan koalisi parpol Islam yang sudah sejak lama terbina. PKS, katanya menambahkan, akan berupaya keras dan sekuat tenaga mencapai tujuan yang sejak awal dicita-citakan koalisi tersebut.

"Kita tetap komit dan bila perlu koalisi ini bisa diperluaskan dengan bergabungnya partai-partai lain. Tapi, kalau ada yang tidak setia dan ingin keluar dari koalisi tentu kita tidak bisa menghalanginya," katanya.

Ditanya kapan cagub/cawagub koalisi parpol Islam akan diperkenalkan kepada publik, ia berharap paling lambat November 2007 karena pola proses penjaringan yang berbeda-beda pada masing-masing parpol.

Akhir Oktober

Sementara itu, ketua DPW PAN Sumut H.Kamaluddin Harahap sebelumnya pernah mengatakan cagub dari koalisi parpol Islam sudah akan mengerucut paling lambat akhir Oktober 2007. "Paling lambat akhir Oktober nanti kita dari koalisi parpol Islam sudah punya pasangan calon," katanya.

Menurut dia, saat ini kelima parpol tengah melakukan penjaringan terhadap para calon pilihan mereka. Sebagian diantaranya bahkan memanfaatkan lembaga survei independen untuk mencari figur yang paling dipilih rakyat untuk memimpin Sumut lima tahun ke depan.

Pada akhirnya masing-masing parpol anggota koalisi hanya akan punya dua balon terbaik yang kemudian akan diusulkan untuk dipilih bersama.

"Nanti akan kita putuskan empat balon terbaik. Bisa jadi kelima parpol justru memiliki figur-figur yang sama," jelasnya.

Keempat figur terbaik hasil kesepakatan koalisi kemudian akan dikonsultasikan kepada masing-masing DPP. "Secara bersama-sama kita akan menemui lima DPP yang ada dan setelah itu baru diputuskan pasangan terbaik yang akan kita usung pada pilkada nanti," katanya.

Terkait tudingan sejumlah pihak bahwa koalisi parpol Islam kontraproduktif dan tidak berpihak kepada umat, Kamaluddin Harahap justru membantah keras.

Menurut dia, koalisi tersebut justru sangat aspiratif terhadap keinginan rakyat. "Kita tidak melihat seperti yang ditudingkan itu. Itu hanya berupa pendapat yang prematur dan tidak berdasar. Kita justru menilai koalisi Islam ini sangat jelas dan terukur sekaligus sangat mementingkan aspirasi umat," katanya. (*/lpk)