"Industri telekomunikasi di Indonesia tetap memiliki daya tarik yang kuat, karena penetrasi dan teledensitasnya masih rendah dibanding negara lain, terutama di Asia Tenggara," kata Direktur Utama Smart Telecom, Sutikno Wijaya di Yogyakarta, Jumat (28/09).
Oleh karena itu, katanya pada peluncuran Smart Telecom, Grup Sinar Mas memiliki minat dan optimisme untuk berkiprah di industri telekomunikasi melalui layanan selular.
"Dalam layanannya, Smart mengusung teknologi CDMA 20001X dan EVDO-Rev A di frekuensi 1900 MHz. Pemilihan teknologi itu didasari pertimbangan dan kalkulasi bisnis yang matang," katanya.
Penggunaan teknologi itu, menurut dia, dilandasi keinginan untuk menghadirkan layanan komunikasi yang berkualitas dan terjangkau masyarakat.
"Dengan lisensi selular nasional yang kami miliki, kami langsung membuka layanan di sejumlah kota besar di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Cirebon, Surabaya, Malang, Semarang dan Yogyakarta," katanya.
Direktur Smart Telecom Ubaidillah Fatah menambahkan, untuk memberikan layanan yang berkualitas, Smart menargetkan pembangunan jaringan sebanyak 1.500 BTS dan belanja modal sebesar Rp3 triliun.
"Kami ingin melaju cepat untuk mendapatkan satu juta pelanggan dalam tahun ini. Untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya kami ingin meraih 100 ribu pelanggan," katanya.
Ia mengatakan, untuk tahun 2008 Smart sedang mematangkan rencana membuka layanan di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
"Jika kami sudah membuka layanan di ketiga pulau tersebut, selanjutnya kami juga akan membuka layanan di Pulau Maluku dan Papua," katanya.
Sementara itu, Deputy CEO Smart Telecom Djoko Tata Ibrahim mengatakan Smart ingin memberikan diferensiasi sebagai operator yang transparan dalam perhitungan tarif, dan melakukan promosi yang lebih mendekatkan diri dengan target pasar.
"Sehubungan dengan hal itu, berbagai paket bundling handset kami gelar dengan harga termurah Rp300 ribu. Dengan harga tersebut diharapkan kalangan masyarakat yang lebih luas dapat menikmati layanan selular," katanya. (*/lpk)