< >

Impor Nonmigas Bali Naik Keras

Sabtu, 29 September 2007 15:11
Kapanlagi.com - Impor aneka barang nonmigas dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan wisatawan asing yang berlibur ke Bali naik keras dalam pertengahan 2007, sejalan melonjaknya jumlah kedatangan wisman ke daerah ini.

Banyaknya kegiatan yang bisa menarik kehadiran turis asing ke Bali, menyebabkan realisasi impor nonmigas naik keras pertengahan 2007, kata laporan Kajian Perkembangan Ekonomi dan Keuangan, Bank Indonesia, di Denpasar, Sabtu.

Realisasi impor selama Juni mencapai US$9,9 juta naik lebih dari seratus persen dari bulan sebelumnya yang hanya US$4,7 juta, sehingga devisa yang dikeluarkan selama Januari-Juni 2007 mencapai US$47,2 juta.

Bali semakin banyak dikunjungi turis asing bahkan dalam kurun 2007 kedatangan masyarakat internasional setiap bulannya meningkat terus, maka pengusaha juga tidak tinggal diam dengan meningkatkan impor.

Wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bali meningkat terus dari 109.504 orang (Januari), 118.275 (Pebruari), 119.163 (Maret), 125.140 (April), 128.693 (Mei) dan 145.174 (Juni) sehingga seluruhnya sebanyak 745.949 orang.

Laporan itu menyebutkan, aneka barang impor hingga pertengahan 2007 sebagian didatangkan dari Australia bernilai US$20,5 juta, menyusul dari negara kawasan Asia seharga US$18,8 juta dan sisanya dari AS dan Eropa.

Pembelian barang impor tahun ini sebagian besar berupa aneka barang tekstil produk tekstil, perhiasan dan permata, mesin-mesin/pesawat mekanik yang nantinya juga menjadi mata dagangan ekspor setelah diolah kembali.

Benda-benda dari besi dan baja sebagai bahan baku kerajinan juga banyak didatangkan dari mancanegara, disamping itu perangkat optik, kertas karton, dan banyak pula diimpor buah-buahan dan sayuran.

Impor Bali tersebut, jumlahnya kecil jika dibandingkan realisasi ekspor nonmigas yang berupa aneka barang kerajinan, pakaian jadi, hasil perikanan dan perkebunan seluruhnya bernilai US$261,2 juta pada periode yang sama. (kpl/rit)