< >

Todt: Tidak Ada Kesempatan Bagi Alonso Untuk Pindah ke Ferrari Tahun Depan

Senin, 01 Oktober 2007 10:49
Kapanlagi.com - Bos Ferrari Jean Todt mengabaikan setiap prospek juara dunia Formula satu (F1), Fernando Alonso, pindah ke tim tersebut dari McLaren tahun depan.

"Nol persen", kata bos tim tersebut, Jean Todt kepada wartawan setelah Grand Prix Jepang hari Minggu, ketika ditanya tentang kesempatan pembalap asal Spanyol tersebut.

"Kami mempunyai dua pembalap fantastis, yakni Kimi (Raikkonen) dan Felipe (Massa). Kamis sangat senang pada mereka dan mereka sedang dikontrak," katanya.

"Saya akan menghormati setiap kontrak, jadi anda dapat bayangkan bahwa saya akan menghormati kontrak dengan mereka. Bila kami mempunyai kontrak, kami akan menghormatinya," tambah bos dari Prancis itu.

Masa depan Alonso menjadi bahan spekulasi, bahkan meskipun ia mempunyai kontrak sampai tahun depan dengan McLaren.

Pembalap berusia 26 tahun itu dikaitkan di media akan kembali ke Renault atau pindah ke Ferrari setelah ditolak menjalani perawatan khusus di McLaren.

Rekan satu timnya di McLaren, Lewis Hamilton, juara Grand Prix Jepang hari Minggu, mengatakan kepada wartawan Inggris sebelum balapan itu bahwa ia lebih suka Alonso di Ferrari tahun depan daripada tetap berada di McLaren.

Sementara Todt memberitahu surat kabar Spanyol, El Pais, bahwa ia mengagumi pembalap McLaren itu dan tidak mengabaikan pada akhirnya akan berminat padanya.

"Orang berkata bahwa selama saya masih berada di Ferrari, Alonso tidak dapat datang. Itu tidak benar," katanya.

"Saya tidak pernah berkata seperti itu. Saya dipekerjakan oleh Ferrari. Bila di satu sisi saya tahu bahwa Ferrari ingin mengontrak Alonso, saya akan berkata okay. Saya tidak akan menentangnya. Minat utama saya adalah Ferrari," katanya.

Todt mengatakan ia belum terkesan oleh sikap Alonso saat pembalap Spanyol itu balapan di seri yunior F3000, tetapi itu kini telah berubah.

"Saya tidak suka dengan kelakuannya pada saya. Tetapi sejak itu ia dua kali menjadi juara dunia dan ia kini sedang berjuang untuk menjadi juara dunia ketiga kalinya," kata bos tim tersebut.

"Ia banyak mencapai kemajuan. ia kuat secara fisik dan mental. Sebagai seorang pembalap, saya sangat menghormatinya, jadi saya berkata `tidak pernah berkata tidak pernah`," katanya. (*/cax)