
Beberapa band pengisi acara tidak hanya menunjukkan aksi panggung yang terbaik, namun juga menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Seperti Nidji, dalam pentas akbar Sampoerna Hijau Parade Bedug 2007 itu berkolaborasi dengan Ozenk Percusion.
Kolaborasi musisi modern dengan musisi tradisional kontemporer itu membuat parade bedug tahun ini lebih meriah. Sebelumnya grup band Marvels telah berkolaborasi dengan LMI, Meteor, serta Pesona Wangka.
"Bandung merupakan kota dengan hasrat seni dan budaya yang tinggi, hal itu kami manfaatkan untuk mewujudkan tujuan Parade Bedug 2007 yakni melestarikan seni dan budaya Indonesia serta menyajikan hiburan positif selama bulan Ramadhan," kata Manager Regional Marketing PT HM Sampoerna di sela-sela kegiatan 'Parade Bedug 2007' di Lapangan Gasibu Bandung.
"Gelaran di Bandung ini tidak lepas dari apresiasi atas eksistensi Bandung sebagai salah satu kota penghasil musisi papan atas," kata Wendra.
Sebelumnya, warga Kota Bandung dihibur dengan pentas berjalan berkeliling di beberapa ruas jalan di Kota Bandung yang terdiri dari empat truk tronton masing-masing mengusung bedug raksasa berdiameter 2,02 meter. Sedangkan tiga truk tronton lainnya membawa grup LMI, Pesona Wangka dan Ozenk Percusion yang sepanjang jalan memainkan beragam alat musik pukul sebagai turunan dari bedug.
Sebelumnya, bedug raksasa itu telah melewati perjalanan mulai dari Lampung, Karawang, Cirebon, Tegal, Malang, Surabaya, Yogyakarta dan Kota Bandung. Dua kota lainnya yang akan dilewati adalah Sukabumi sebelum finish di Jakarta, Sabtu (6/10) lusa.
"Di setiap kota diperlombakan tabuh bedug yang diikuti peserta dari tiap kecamatan, juaranya berhak mengikuti babak final tabuh bedug di Jakarta, Sabtu (6/10) mendatang," jelas Wendra Kuswanto. (*/boo)
Lihat Profil: Nidji