Humas PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Acmad Munir SH di Tuban, Bali, Jumat mengatakan, keempat maskapai itu yakni Garuda Airways Indonesia (GIA) sebanyak 29 penerbangan, disusul AirAsia enam penerbangan, Adam Air empat penerbangan, dan Sriwijaya Air sebanyak dua penerbangan.
"Ekstra penerbangan itu berlaku efektif 14 hari, yakni sejak H-7 hingga H+7 hari Raya Idul Fitri," katanya.
Ia mengatakan, kota-kota yang menjadi tujuan dari layanan penerbangan ekstra tersebut hanya dua yakni Jakarta dan Surabaya.
Soal berapa total kapasitas tempat duduk dari 41 penerbangan ekstra tersebut, belum bisa dirinci karena jenis dan ukuran pesawat dari masing-masing maskapai berbeda-beda.
"Kalau kapasitasnya saya kurang tahu persis karena ukuran pesawatnya berbeda-beda. Yang jelas ada tambahan 41 penerbangan ekstra," ucapnya.
Sementara itu, Distrik Manajer Denpasar Sriwijaya Air, Budi Sasongko mengatakan, pemesanan tiket pesawat terbang menjelang mudik Lebaran dari Bali hingga kini belum ada peningkatan yang signifikan.
"Menurut perkiraan lonjakan pemesanan tiket mudik lebaran menjelang H-8 dan H-9. Namun demikian pihaknya telah mengantisipasi dengan pelayanan ektra," katanya.
Untuk tahun ini pihak perusahaan memberikan ekstra delapan kali penerbangan terhadap rute yang potensial, termasuk juga Bali sebanyak dua penerbangan.
"Penambahan jalur penerbangan menjelang Lebaran dan pascalebaran itu merupakan komitmen pihak perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat," katanya. (kpl/rit)