Pemain belakang Al Ittihad Hesham Shaban melakukan sundulan tidak pada saat yang tepat sehingga membuat bola melewati penjaga gawang sendiri yang membuat Al Ahli memimpin pada menit ke-20.
Mereka mempertahankan posisi tersebut hingga meraih kemenangan dengan selisih 1-0.
Al Ahli selanjutnya bertemu Etoile Sahel pada final setelah tim asal Tunisia itu mengatasi Al Hilal dari Sudan dengan hasil rata-rata 4-3 pada semifinal lainnya.
Pertandingan pertama final akan digelar di Sousse pada akhir pekan 27-28 Oktober dengan pertandingan kedua di Kairo dua minggu kemudian.
Al Ittihad harus kehilangan striker pengganti Pierre Coulibaly yang diusir dari lapangan tiga menit menjelang pertandingan usai setelah pergumulan dengan pemain belakang Al Ahli Ahmed El Sayed.
Al Ahli berusaha menjadi tim pertama yang memenangi Liga Champions Afrika untuk tahun ketiga berturut-turut, dan pada saat yang sama mencatat rekor enam kemenangan dalam kompetisi klub-klub terbaik di kawasan tersebut. (*/cax)