< >

Holcim Berencana Dirikan Pabrik Semen di Tuban

Selasa, 09 Oktober 2007 07:02
Kapanlagi.com - Pemerintah Swiss akan menanamkan modalnya ke Jawa Timur dengan mendirikan pabrik semen Holcim di Kabupaten Tuban seluas 1.075 hektar.

Gubernur Jatim H Imam Utomo mengemukakan hal itu saat menerima Presiden Direktur PT Holcim, Tim Mackay di ruang kerjanya Jl Pahlawan Surabaya, Senin.

"Kami sangat setuju dengan dibangunnya pabrik semen tersebut di Tuban, karena masyarakat Jatim sangat butuh bahan bangunan semen tersebut," katanya.

Menurut Imam, dengan dibangunnya pabrik semen tersebut diharapkan program inpres desa tertinggal (IDT) dari segi produk hingga lingkungan khususnya Tuban mendapat perhatian dari pabrik semen tersebut.

Gubernur minta Bupati Tuban membantu sepenuhnya agar pembangunan pabrik semen tersebut bisa terwujud sesuai rencana, sedangkan mengenai amdal, Pemprov Jatim akan memberi kemudahan dengan ketentuan sesuai dengan prosedur.

"Awal tahun 2008 pabrik semen siap dibangun, karena saat ini sudah dilaksanakan sosialisasi dan pembebasan tanahnya," katanya.

Sementara itu Presiden Direktur PT Holcim, Tim Mackay mengatakan, Pabrik Semen Holcim sudah beroperasi sejak tahun 2006 di Cibinong, Jawa Barat dengan memiliki 90 ribu karyawan.

"Kami berkomitmen untuk mengurangi alat pembakaran, namun dengan menggunakan sumber material lain sebagai pengganti energi, sehingga dapat menghemat dan melindungi sumber energi yang tidak dapat diperbaiki," katanya.

Bupati Tuban Haeny Relawati mengatakan, pembangunan pabrik Semen Holcim membutuhkan lahan tanah seluas 1.075 hektar. Dari jumlah tersebut yang tinggal proses pembebasan lahan tanah sekitar 177,9 hektar.

Sedangkan yang sudah memperoleh hak pakai 318,5 hektar, dan hak guna bangunannya seluas 108,8 hektar dan hak pinjam pakai para petani seluas 469,8 hektar, sedangkan nilai investasinya direncanakan Rp3,13 triliun. (*/rsd)

 Pesan dari sponsor 

KOMENTAR PEMBACA

muklis arifin (26-03-2009 12:46:39)
pada prinsip sangat setuju,tapi reklamasi lahan harus diperhatikan,holcim sukses selalu



Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar