< >

Pasar Ekspor Mebel Indonesia Meluas

Kamis, 25 Oktober 2007 15:29
Kapanlagi.com - Upaya perluasan pangsa ekspor mebel Indonesia hingga ke Eropa Timur dan Amerika Latin mulai menunjukkan hasil dengan banyaknya pembeli dari kawasan itu yang datang ke paviliun Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) dalam ajang Pameran Produk Ekspor (Trade Expo Indonesia) 2007.

"Banyak pembeli non-tradisional yang datang, dari Kolombia 20 orang, Bulgaria 30 orang, dari Moskow juga banyak. Pembeli dari Selandia Baru juga mulai tertarik,"kata Direktur Eksekutif ASMINDO, Sae Tanangga Karim, di Jakarta, Kamis.

Total transaksi hari pertama PPE (Selasa, 23/10) mencapai 1,7 juta dolar AS yang dihasilkan paling banyak dari transaksi furnitur. Panitia mencatat transaksi paling banyak terjadi dengan pembeli dari Belgia.

"Ini membuktikan target pembeli dari pasar baru kita mulai berdatangan terutama dari Eropa Timur," ujarnya.

Tanangga mengungkapkan pembeli dari negara Timur Tengah dan Afrika juga cukup banyak yang datang.

Perluasan pasar ekspor mebel Indonesia itu, lanjutnya, sangat menggembirakan mengingat ekspor ke pasar tradisional seperti Amerika Serikat, Jepang dan Eropa barat stagnan.

Pada PPE ke-22 kali ini, ASMINDO memasang target transaksi 10 juta dolar AS selama pameran yang berlangsung hingga Sabtu (27/10) itu.

"Tahun lalu transaksi selama pameran mencapai tujuh juta sampai delapan juta dolar AS. Tahun ini agak naik karena peserta pameran lebih banyak," katanya.

Sebanyak 320 anggota ASMINDO mengikuti PPE dan memamerkan berbagai jenis furnitur berkualitas ekspor dari bahan kayu, rotan, bambu, plastik dan lain-lain. (kpl/rit)