< >

Harga Sembako Turun, Pasar Masih Sepi

Kamis, 25 Oktober 2007 20:49
Kapanlagi.com - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional Semarang dan Sukabumi pasca-Lebaran berangsur turun mendekati harga normal.

Pantauan di Semarang, Kamis, harga kebutuhan pokok seperti daging, minyak goreng, dan telur ayam ras cenderung bergerak turun.

Harga daging ayam ras yang sebelumnya mencapai Rp20 ribu/kg, kini turun menjadi Rp17 ribu, daging sapi dari Rp50 ribu menjadi Rp42 ribu/kg.

Wando, seorang pedagang daging ayam di Pasar Johar Semarang menyebutkan menjelang Lebaran 2007 harga daging ayam mencapai Rp20 ribu/kg, namun pada akhir pekan lalu harganya berangsur turun karena para pedagang mulai beraktivitas.

Hal itu juga terjadi pada daging sapi, menjelang Lebaran mencapai Rp50 ribu/kg, namun kemudian bergerak turun menjadi Rp42 ribu/kg.

"Harga turun secara bertahap, pada awal pekan ini harga masih Rp45 ribu/kg dan kini menjadi Rp42 ribu/kg," kata Endang, pedagang daging sapi.

Selain itu, harga minyak goreng curah yang sempat naik menjadi Rp8.200,00/kg pasca-Lebaran, kini turun menjadi Rp8 ribu/kg.

"Harga minyak goreng sehabis Lebaran sempat bergerak naik, karena distributor banyak yang belum buka, namun kini harganya kembali normal," kata Awi.

Sementara itu harga kebutuhan pokok yang lain seperti gula pasir dan beras cenderung stabil baik sebelum maupun sesudah Lebaran.

Harga gula pasir Rp5.800,00/kg dan harga beras berkisar Rp4.500,00/kg hingga Rp5.500,00/kg. Sedangkan harga tepung terigu yang telah mengalami kenaikan sebelum Lebaran, kini bertahan Rp5 ribu hingga Rp5.200,00/kg.

Belum Normal

Meski harga sejumlah kebutuhan bahan pokok sudah mulai turun, namun transaksi penjualan di Pasar Tradisional Kota Sukabumi setelah sepekan lebaran masih terlihat sepi dari pembeli.

Berdasarkan pantauan Kamis, dilaporkan, kondisi pasar masih terlihat belum normal dan masih sepi dari kegiatan transaksi jual beli walaupun kebutuhan pokok masyarakat harganya sudah mulai turun, seperti harga daging ayam dari Rp22.000/kg sebelum lebaran saat ini hanya di jual Rp16.000/kg dan harga telur ayam dari Rp10.500/kg menjadi Rp9.500/kg.

Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Pelita Kota Sukabumi, Wawan (41), menyebutkan, kondisi pasar masih sepi dari pembeli. Hal ini jauh dibandingkan seperti pada hari biasa. Lihat saja pembeli masih sepi dan persediaan daging ayam masih banyak," ujarnya.

Menurut dia, harga daging ayam saat ini mengalami penurunan yang drastis dari Rp22.000/kg (sebelum lebaran-red), kini di jual dengan harga Rp16.000/kg.

"Kendati demikian, jumlah pembeli yang datang masih kurang karena masih pengaruh liburan lebaran yang terlalu lama," katanya.

Pedagang telur ayam di Pasar Pelita, Ihsan (35), mengatakan, kondisi pasar masih belum normal sehabis lebaran.

Meski harga telur ayam menurun dari Rp10.500/kg menjadi Rp9.500/kg, namun jumlah pembeli belum normal seperti biasanya," ujarnya seraya menambahkan pada saat normal bisa menjual 1 kuintal telur ayam, namun saat ini hanya sebanyak 700 kilogram telur ayam.

Ia memperkirakan, kondisi pasar akan kembali normal kemungkinan akan terjadi pada awal bulan November 2007 mendatang.

Sementara harga kebutuhan pokok lainnya seperti cabe merah dan minyak goreng curah juga mulai turun.

Harga cabe merah yang sempat mencapai Rp20.000/kg sekarang turun drastis, yakni menjadi Rp10.000/kg, sedangkan harga minyak goreng curah turun dari Rp8.500/kg menjadi Rp8.200/kg.

"Harga cabe merah turun dari Rp20.000/kg (sebelum lebaran-red) menjadi Rp10.000/kg," kata salah seorang pedagang sayuran, Soleh (45).

Menurut dia, penurunan harga sudah terjadi beberapa hari setelah lebaran.

Sementara itu, pedagang minyak goreng curah, Mimin (25), mengatakan, harga minyak goreng curah turun dari Rp8.500/kg menjadi Rp 8.200 per kilogramnya. (*/rsd)