"Trafik SMS secara nasional mencapai sekitar 237 juta SMS. Lalu lintas SMS tertinggi terjadi pada tanggal 12 dan 13 Oktober 2007 yang mencapai 22 juta dan 25 juta SMS," kata Vice Presiden Public & Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia dalam siaran pers Telkom di Jakarta, Kamis.
Eddy Kurnia mengatakan lalu-lintas SMS selama Lebaran tahun 2007 meningkat lebih dari 50% dibanding Lebaran tahun 2006 lalu yang mencapai 151 juta SMS.
Dia menjelaskan bahwa lalu-lintas SMS dari Flexi ke Flexi mencapai lebih dari 6 juta SMS, sementara dari Flexi ke operator lain (GSM) mencapai 57 juta SMS dan SMS masuk dari operator lain (GSM) ke Flexi mencapai angka sekitar 173 juta SMS.
Trafik percakapan Flexi pun mengalami peningkatan.
"Pada H-2, terjadi trafik percakapan puncak, sistem kami mengolah tak kurang dari 50 juta panggilan dalam satu hari. Angka keberhasilan lalu-lintas SMS mencapai lebih dari 93%, sementara untuk percakapan tingkat keberhasilannya mencapai sekitar 98%," kata Eddy.
Sementara itu layanan FlexiCOMBO mengalami peningkatan permintaan nomor FlexiCOMBO yang sempat diprediksi naik 400 persen malah naik 550% dibanding hari biasa.
"Lebaran tahun ini kami telah melipatgandakan stok nomor COMBO. Namun pada H-2 kami terpaksa menambah lagi, karena permintaan yang antri di server sangat tinggi," kata Eddy Kurnia.
Eddy mengatakan puncak permintaan nomor COMBO terjadi pada Lebaran hari pertama 13 Oktober 2007.
"Permintaan ini sangat tinggi selama momen Lebaran, sehingga kami memperpanjang masa berlaku nomor COMBO dari tiga hari menjadi 10 hari," lanjutnya.
Dampak dari tingginya permintaan nomor COMBO tersebut adalah tingginya trafik call ke Call Center 147.
"Trafik panggilan ke Call Center 147 melonjak cukup berarti. Hal ini, terjadi karena permintaan nomor COMBO yang antri di server, sementara pelanggan sudah meninggalkan kota asal. Akhirnya, pelanggan meminta nomor COMBO melalui 147," lanjut Eddy.
Selama masa Lebaran tersebut, kata Eddy, jaringan Telkom Flexi dalam kondisi stabil sehingga dapat memberikan layanan telekomunikasi kepada pelanggan secara terus-menerus tanpa gangguan berarti.
Lancarnya layanan voice dan SMS selama momen Lebaran ini juga didukung dengan telah beroperasinya sentral baru MSC-WSS (Mobile Switching Center-Wireless Soft Switching). MSC yang berkapasitas tiga kali lipat MSC eksisting ini bisa menghandle tujuh juta pelanggan sekaligus. (*/rsd)