Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Jumat menyebutkan, pada saat kejadian bayi tersebut sedang tidur di rumahnya yang terletak di Jalan Kapas Raya, No.3, Perumnas Simalingkar, Medan, Sumut.
Asal api yang masih dalam penyelidikan tersebut mulai membakar rumah sekitar pukul 16.30 WIB langsung membesar karena beberapa bagian rumah merupakan bahan yang mudah terbakar.
Saat kejadian warga langsung berhamburan ke luar rumah untuk memadamkan api dan menyelamatkan orang yang berada di dalam rumah itu, namun hanya ibu korban Riama Citra Lestari boru Manurung yang berhasil diselamatkan.
Satu jam setelah kejadian lima mobil pemadam kebakaran Kota Medan tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api dibantu dengan turunnya hujan pada sore itu sehingga api tidak sempat menjalar.
Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan, dalam beberapa hari terakhir Riama terlihat seperti mengalami gangguan jiwa.
"Meski rumahnya terbakar, namun tidak ada suara teriakan si ibu dari rumah itu. Malahan rumah dalam keadaan terkunci sehingga kami menjebol jendela untuk masuk dan menyelamatkan Riama yang berada di dalam rumah," katanya.
Sementara itu Alfret T Tambunan suami yang juga ayah si bayi pada saat kejadian sedang kuliah pada salah satu universitas di Medan.
Kapolsek Deli Tua, AKP Darfin Purba, mengatakan, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan.
Sementara bayi yang tewas telah dibawa ke RS H Adam Malik Medan, katanya. (*/cax)