< >

Sundulan Vucinic Tenggelamkan Milan, Inter Ditahan Palermo 0-0

Senin, 29 Oktober 2007 11:20
Kapanlagi.com - Sundulan Mirko Vucinic di babak kedua memberi AS Roma kemenangan 1-0 atas AC Milan yang tengah berjuang, sehingga Roma naik ke peringkat kedua dalam pertandingan Liga Utama Italia (Serie A) pada Minggu.

Roma terpaut tiga poin di bawah pemimpin klasemen Inter Milan, yang bertanding imbang 0-0 melawan Palermo, sehingga gagal menarik keuntungan sepenuhnya dari kekalahan Juventus 1-3 atas Napoli pada Sabtu.

Fiorentina kehilangan peluang untuk naik ke peringkat dua ketika mereka ditahan imbang 0-0 pada pertandingan paling akhir pada hari Minggu itu di Genoa, yang hampir mencetak satu gol kemenangan melalui kaki pemain depan Leon.

Striker Vucinic, yang bermain menggantikan Francesco Totti yang cedera menandukkan umpan Cicinho dari jarak dekat untuk lebih menenggelamkan Milan yang berada di posisi tengah klasemen, ke dalam jurang kesengsaraan. Milan hingga kini belum meraih kemenangan kandang di liga musim ini.

Juara Eropa itu juga harus menerima kenyataan bahwa Massimo Ambrosini mendapat hukuman kartu merah saat ia mendapatkan kartu kuning yang kedua karena menarik kaus Daniele De Rossi dan sebagai akibatnya ia melakukan tendangan penalti di menit ke-80.

Namun De Rossi gagal mencetak gol lewat penalti itu ketika ia berusaha mengecoh Dida dan sebagai gantinya bola malah membentur mistar tetapi Roma tetap bertahan kendati dua tandukan Alberto Gilardino juga nyaris berbuah gol.

Kapten Roma Totti harus absen akibat mengalami cedera pergelangan kaki yang diperolehnya saat Roma menang 2-1 atas Sporting Lisbon dalam pertandingan Liga Champions pertengahan pekan lalu.

Vucinic menggantikan Totti saat melawan klub Portugal itu, dengan menyarangkan gol kemenangan yang bagus, dan pemain asal Montenegro itu menunjukkan bahwa ia dapat melanjutkan perannya untuk mengisi tempat Totti tersebut dengan mencetak satu gol lain di San Siro.

"Kami akan segera pulih," ujar pelatih Milan Carlo Ancelotti yang merasa tertekan dengan situasi itu, pada televisi Sky. "Satu-satunya kepastian ialah kami tidak akan mengubah sistem kami hingga akhir musim karena inilah cara satu-satunya yang melengkapi para pemain ini."

Presiden Milan Silvio Berlusconi menambahkan, "Sayangnya, pada sepak bola terlalu banyak ketidak-rasionalan. Tetapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Saya tidak takut."

Lazio memiliki poin yang sama dengan Milan, 10 poin, selisih 11 poin di bawah Inter setelah sembilan pertandingan, setelah kalah 0-1 di kandangnya oleh Udinese. Asamoah Gyan menandukkan gol kemenangan itu pada menit ke-78 setelah mendapat umpan dari Antonio di Natale.

Hanya empat gol yang dicetak pada pertandingan Serie A selama 45 menit pertama dari tujuh pertandingan pertama pada Minggu malam tetapi Parma dan Livorno lah yang paling banyak menyumbang gol pada malam itu.

Parma menang dengan skor 3-2 atas Livorno yang semakin terpuruk di posisi buncit klasemen dengan hanya dua poin. (*/cax)