"Pemko melalui Dinas Tata Kota (Distako) kini sedang menghitung jumlah lokasi taman dan pepohonan yang rusak terinjak-injak penonton," kata Kepala Dinas Badan Informasi dan Komunikasi (Infokom) Banjarmasin, Drs. Bambang Budiyanto, di Banjarmasin, Senin (29/10).
Menurut Bambang, hampir semua tanaman hias dan tanaman penghijauan yang ada di halaman balai kota rusak, lantaran terinjak penonton yang berjubel menyaksikan band yang semua personelnya memang berasal dari Kalsel itu.
Karena itu pihaknya kini tengah mendata sekaligus menghitung nilai kerugian yang ditimbulkannya. "Nantinya kerugian itu akan dibicarakan dengan panitia penyelenggara pertunjukan band Radja tersebut, dalam hal ini stasiun televisi swasta SCTV," ujarnya.
Pertunjukan yang disiarkan langsung oleh televisi swasta yang berkantor pusat di Jakarta tersebut memang diserbu penonton, khususnya kawula muda Banjarmasin dan sekitarnya, sehingga lokasi balaikota tak bisa menampung begitu membludaknya penonton.
Pertunjukan itu sendiri merupakan bagian dari pergelaran Hip-Hip Hura SCTV Spesial Banjarmasin. Selain pertunjukan band Radja, juga ada grup band cilik Jackerss, Icha Jikustik, Vagitoz, T2, dan Ardina Rasti.
Acara yang dirangkaikan pula dengan gerak jalan santai SCTV tersebut dihibur oleh grup lawak Bajaj, serta sejumlah artis lainnya, termasuk Kiki dan Tiwi. (*/boo)











