Menurut Alzier yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Lampung di Bandarlampung, Kamis, tujuan pertemuan dengan Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring beserta jajaran pengurus DPP PKS lainnya itu adalah menjalin koalisi dalam menghadapi pemilihan gubernur Lampung.
"Pak Ghufron Azis Fuadi dan Pak Ari Wibowo juga akan hadir dalam pertemuan itu, selain tim kecil lainnya dari Lampung," kata dia pula.
Ghufron dan Ari Wibowo adalah kader PKS yang kemungkinan akan dipasangkan sebagai calon wakil gubernur mendampingi Alzier dalam pilkada gubernur Lampung yang diperkirakan berlangsung antara September dan Oktober 2008.
Azier telah mendaftarkan diri sebagai calon gubernur Lampung ke sekretariat pendaftaran DPD Golkar Lampung. Selain dirinya, delapan tokoh lainnya telah mendaftarkan diri ke PG itu sebagai calon gubernur, seperti Syamsuria Ryacudu (Wagub Lampung), Mayjen (Purn) HM Ali Fathan, Laksda (Purn) Ichsan Sulistiyo, Irjen (Purn) Sofjan Jacoeb (mantan Kapolda Metro Jaya), dan Mayjen Bambang Sudibyo (staf ahli Panglima TNI).
Sedangkan untuk bakal calon wakil gubernur telah mendaftar sebanyak 22 orang dari berbagai kalangan.
Sehubungan pendaftarannya sebagai bakal calon gubernur, Alzier yang juga Ketua Pilkada Partai Golkar Lampung itu telah mengundurkan diri sementara dari jabatannya, dan hal itu sesuai dengan Juklak No. 5 DPP Partai Golkar Tahun 2005 tentang calon gubernur dan cawagub dari Partai Golkar.
Menurut Alzier, dirinya siap berkoalisi dengan PKS dan PKB, meski baru PKS yang ditawari berkoalisi menghadapi pilkada gubernur Lampung itu.
Sehubungan itu, Alzier akan mengadakan pertemuan dengan pengurus DPP PKS dan telah memastikan akan bertemu malam ini di Jakarta.
Kalau koalisi itu berhasil diwujudkan, Alzier baru mendapatkan nama yang akan mendampinginya sebagai calon wakil gubernur.
Ketua DPD Partai Golkar Lampung itu mengharapkan pendampingnya adalah penduduk Lampung keturunan suku Jawa karena lebih dari 70 persen penduduk Lampung berasal dari keturunan suku Jawa.
Menurut Alzier, dirinya mendaftar sebagai calon gubernur dengan tujuan mempercepat pembangunan tanah kelahirannya itu serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/lpk)