< >

Paparazzi Tak Akan Bersaksi Soal Kasus Kematian Putri Diana

Jum'at, 02 November 2007 07:34
Kapanlagi.com - Tidak seorangpun fotografer paparazzi yang mengejar mobil Mercedes yang membawa Putri Diana dan Dodi al Fayed yang meninggal di Paris 10 tahun lalu akan memberikan keterangan dalam pemeriksaan di London atas kematian pasangan itu, menurut sebuah pengumuman, Rabu (31/10).

Koroner Scott Baker, seorang hakim terkemuka yang memimpin pemeriksaan, berkata kepada para juri bahwa sebuah keputusan yang diambil pada 'tingkat tertinggi' di Perancis menyebutkan untuk tidak memaksa paparazzi memberikan keterangan.

Baker, tampak jelas jika kecewa, mengatakan bahwa 'perubahan nyata' di pihak Perancis telah terjadi pekan lalu, dan keputusan itu diambil 'di tingkat sangat tinggi'.

Sebelumnya diharapkan hukum di Perancis akan digunakan untuk memaksa para saksi di negara itu melakukan sambungan video dengan pengadilan di London.

"Saya sangat yakin dengan itu, setidaknya hingga akhir pekan lalu bahwa para saksi akan (melakukan itu), setidaknya, diminta hadir di pengadilan," kata Baker.

"Tapi, jelas tampak telah terjadi perubahan posisi di pihak Perancis yang diambil di tingkatan sangat tinggi dan bagi saya tampak bahwa kita dikendalikan tidak oleh apa yang Anda inginkan atau tidak diinginkan terjadi atas posisinya dalam hukum Perancis. Namun apa yang sebenarnya sudah dipersiapkan untuk dilakukan oleh orang Perancis," kata dia.

Baker menambahkan bahwa pihak berwenang Perancis telah menunjukkan keprihatinan atas 'tindakan agresif' atas pemeriksaan silang Inggris dalam kasus hukum, namun kemudian menunjukkan bahwa dia yakin bahwa keputusan itu sebagai keputusan 'politis'.

Selama pemeriksaan, yang dimulai lima pekan lalu, para saksi asal Perancis memberikan keterangan melalui sambungan video dari pengadilan di Paris.

Namun dalam kasus paparazzi, pihak berwenang Perancis mengungkapkan kekhawatiran atas 'keinginan publik' dan ancaman atas 'kepentingan dasar negara' jika fotografer harus didorong memberikan keterangan.

Pengadilan juga mendengar jika sejumlah paparazzi tidak dapat dilacak, setidaknya enam orang yang keberadaan diketahui tidak dapat dipanggil.

Michael Mansfield, pengacara yang mewakili Mohammed al Fayed, seorang multi-milioner yang merupakan ayah Dodi, meminta kepala pengadilan Inggris, Jack Straw, harus melakukan 'intervensi' di Perancis, guna memaksa para paparazzi memberikan kesaksian. (*/bun)

Lihat Profil: Putri Diana