Black Sweet Kembali Luncurkan Album
Kapanlagi.com - Band pop Black Sweet asal Papua kembali ke pentas musik Tanah Air dengan meluncurkan album terbaru (ke-20) bertajuk 'Boven Digoel Tercinta'."Kami memang ingin kembali ke pentas musik, setelah beberapa era kami seolah tenggelam," kata vokalis Ian Ulukyanan, sesaat sebelum tampil di sebuah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11). Menurutnya, selama ini Black Sweet tidak benar-benar mati, tetapi masih bermain musik dari satu kafe ke kafe lainnya, terutama di Papua dan beberapa kota lain di Kawasan Indonesia Timur. Ia mengakui bahwa penjudulan album terbaru bandnya itu memiliki kaitan erat dengan Kabupaten Boven Digoel, yang ingin membangun citra dan memperkenalkan potensi seni budaya dan ekonomi daerah tersebut. Black Sweet pada awalnya didukung oleh tiga personil Black Brothers, yakni Amri, Iskandar dan Karin, setelah band legendaris itu meminta suaka politik di Belanda. Belakangan Amri dan Iskandar mengundurkan diri, posisi mereka digantikan oleh Albert Sumlang dari The Mercy's. Untuk album terbarunya, Black Sweet mengandalkan tiga lagu, yakni BOVEN DIGOEL TERCINTA, JJM (Jinak-Jinak Merpati), dan KATAKANLAH. Di atas Dewa 19 Black Sweet berdiri tahun 1981 dan memulai debut rekaman dengan meluncurkan album Lembaran Kisah Lalu pada 1982. Setahun kemudian, mereka meluncurkan album Akhir Sebuah Kisah (1983). Album terlaris mereka adalah Aku, Kau dan Dia, yang diluncurkan di era 1990-an. Menurut Ian, Black Sweet merupakan salah satu band asal Indonesia Timur yang berhasil mendobrak pasar musik nasional di era kejayaan penyanyi solo. "Berbarengan dengan kita antara lain ada Slank dan Gigi," katanya. Ian mengakui bahwa Black Sweet saat ini memang tidak terdengar di tengah popularitas band-band baru, tetapi itu tidak berlaku di kawasan Indonesia Timur. "Untuk kawasan Indonesia Timur, Dewa (19) aja putus," katanya. Ketika diminta menjelaskan ucapannya lebih jauh, Ian mengatakan, "Kalau anda ke Papua, NTT atau kota lain di Indonesia Timur, anda akan tau siapa Black Sweet," katanya mantap. (*/bun) |