< >

Golkar Tetap Buka Koalisi Dengan Parpol Lain

Senin, 05 November 2007 18:33
Kapanlagi.com - Partai Golkar Jawa Tengah tetap membuka kerja sama dan koalisi dengan partai politik serta ormas lain dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Jateng 2008 meskipun partai ini sudah memiliki pasangan tetap Bambang Sadono/Mohammad Adnan.

Pelaksana Tugas DPD Partai Golkar Jateng, Noor Achmad di Semarang, Senin, mengatakan, pihaknya memang tidak akan memberi kompensasi posisi pada partai atau ormas yang akan memberi dukungan, sebab duet Bambang dan Adnan sudah menjadi calon tetap partai.

"Parpol atau ormas memang tidak akan mendapat kompensasi posisi, tetapi ada imbalan yang jauh lebih besar bila mereka mendukung calon Partai Golkar, yakni kehidupan demokrasi dan pembangunan di Jateng akan berjalan lebih baik, sebab dia seorang pekerja keras," katanya.

Menurut Noor Achmad yang juga Rektor Unwahas tersebut, justru bisa berbahaya bila parpol yang mau berkoalisi itu disertai dengan tuntutan kompensasi besar, misalnya posisi tertentu.

Sebab, katanya, apa yang diraih Bambang Sadono hingga bisa menjadi calon tetap Partai Golkar karena yang bersangkutan selama ini memang sudah bekerja keras untuk mendapat dukungan dari rakyat Jateng, seperti terlihat dari hasil awal Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini.

Noor mengatakan, selama ini mesin politik Partai Golkar berjalan tanpa imbalan langsung, seperti uang. Hal ini dibuktikan dengan adanya pernyataan kesanggupan 4.200 orang yang akan menjadi saksi di 2.200 TPS tanpa mendapat honorarium.

"Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kabupaten Batang sudah sanggup menyediakan saksi gratis. Kabupaten Banyumas dan daerah lainnya juga akan menyusul, sehingga Partai Golkar tidak perlu mengeluarkan biaya miliaran rupiah untuk honorarium saksi," katanya.

Ketua Badan Komunikasi dan Informasi (BKI) Partai Golkar Jateng, Yulistio Suyatno dalam kesempatan sama mengatakan, dibanding partai lain, saat ini ibaratnya mesin yang paling panas dan siap melaju karena sudah menetapkan cagub dan cawagubnya.

"Partai lain saat ini masih ada yang baru cari kunci. Jadi sama sekali belum berjalan," katanya.

Dengan persiapan matang itu, Partai Golkar Jateng optimistis akan memenangkan calonnya meski secara matematis partai ini hanya memperoleh 17 kursi atau 17% suara pada Pemilu 2004.

Adnan yang masih tercatat sebagai Ketua PW NU Jateng diyakini bakal memberi tambahan suara signifikan bagi pasangan ini, sebab jumlah kaum nahdliyin di Jateng mencapai jutaan orang. (*/lpk)