< >

Ekspor Batubara Kotabaru Naik Jadi 1,52 Juta Ton

Senin, 05 November 2007 18:33
Kapanlagi.com - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Kotabaru, Ansyari Suryadi, melalui Kabid Perdagangan, Ratnawati, Senin, mengemukakan, volume ekspor Kotabaru tahun 2007 naik sekitar 1,52 juta ton dari 31,398 juta ton menjadi 32,919 juta ton.

Meskipun laporan ekspor batubara 2007 yang diterima dari Kantor Bea dan Cukai Kotabaru (sampai September), data tersebut menunjukkan bahwa volume ekspor naik dari tahun sebelumnya.

Tetapi, kenaikan volume ekspor tersebut tidak diiringi dengan kenaikan nilai ekspor, justru sebaliknya terjadi penurunan sekitar US$253,816 juta.

Pada ekspor batubara 2006 sebanyak 31,398 juta ton, nilai pembeliannya mencapai US$1,029 miliar, sedangkan pada 2007 batubara yang diekspor sebanyak 32,919 juta ton dengan nilai sebesar US$775,352 juta atau turun sekitar US$253,816 juta.

Menurunnya nilai ekspor tersebut cenderung terpengaruh oleh harga batubara di pasaran dunia, serta disebabkan melemahnya mata uang rupiah terhadap dolar, tambahnya.

Selain itu, menurunnya nilai ekspor batubara juga dipengaruhi oleh harga kesepakatan antara pembeli dan perusahaan pemilik yang ada di Indonesia, serta dapat juga disebabkan kualitas/kalori batubara yang diekspor turun.

Ia menjelaskan, negara-negara Eropa dan Asia, hingga saat ini masih menjadi negara tujuan ekspor batubara yang dikirim PT Arutmin Indonesia (AI), PT Bahari Cakrawala Sebuku (BCS), serta beberapa perusahaan lain yang ada di Kotabaru.

Menurut Ratnawati, dengan naiknya volume ekspor dan menurunnya nilai ekspor batubara tersebut, secara tidak langsung akan mempengaruhi pendapatan bagi hasil daerah penghasil, seperti Kabupaten Kotabaru, dan umumnya Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Kotabaru, Abdul Haris, hingga sat ini belum dapat dikonfirmasi terkait naiknya volume ekspor tidak diimbangi dengan kenaikan nilai ekspor. (*/rsd)