< >

Al-Qaeda Masih Dianggap Sebagai Ancaman Besar Bagi Uni Eropa

Selasa, 06 November 2007 23:35
Kapanlagi.com - Al Qaeda masih menjadi ancaman keamanan terbesar bagi Uni Eropa dan diduga akan ada serangan terbaru oleh para anggota kelompok militan Islam, kata kepala anti terorisme baru kelompok itu Senin.

"Satu serangan dilakukan oleh jaringan lokal atau internasional masih mungkin bisa terjadi," kata Gilles de Kerchove, yang dipilih September lalu sebagai koordinator kebijakan terorisme negara-negara anggota kepada para anggota parlemen Uni Eropa.

"Al Qaeda ... masih terus akan menjadi ancaman serius terorisme bagi Eropa," kata de Kerchove kepada komisi keadilan, kebebasan dan keamanan Parlemen Eropa.

Dia mengatakan, gerakan yang didirikan oleh militan kelahiran Arab Saudi, Osama bin Laden, yang mengotaki serangan-serangan 11 September 2001 terhadap Amerika Serikat itu, juga mengilhami tumbuhnya kelompok-kelompok radikal lokal.

Komisi eksekutif Uni Eropa Selasa mengatakan, bahwa negara-negara Uni Eropa harus menghimpun data mengenai para pengguna pesawat udara dan mengambil tindakan keras terhadap situs Web kelompok militan dalam rangka memerangi terorisme.

De Kerchove, pejabat asal Belgia itu, mengatakan beberapa negara Uni Eropa sangat prihatin atas terjadinya serangan-serangan teroris di Afrika Utara.

Al Qaeda di negara-negara Islam Magribi telah mengembangkan Kelompok Salafist untuk Beribadah dan Bertempur (GSPC) pada Januari, setelah mereka mendapat izin dari Osama bin Laden untuk menamakan dirinya sebagai suatu cabang dari Al Qaeda.

Sejak itu, kelompok ini telah melancarkan gelombang serangan yang ditargetkan kepada pasukan keamanan Algeria dan negara-negara Barat yang berkepentingan.

"Bukti bahwa kelompok itu telah dirangkul teroris Al Qaeda internasional, dan secara geografi Magribi dekat ke Eropa menjadikan terorisme semakin dekat dengan perbatasan-perbatasan Eropa," kata de Kerchove.

Konflik-konflik di Irak dan Afghanistan, menurutnya sangat berdampak terhadap radikalisasi para ekstrimis di Eropa.

Komplotan-komplotan serangan dengan pihak-pihak yang dicurigai mempunyai hubungan dengan Al Qaeda berhasil digagalkan di Jerman dan Denmark September lalu.

Suatu serangan yang dilakukan oleh kelompok Islam Inggris menewaskan 52 orang pada 7 Juli 2005 di jaringan transportasi London.

Para jaksa penuntut umum mengatakan, serangan Maret 2004 terhadap Madrid, yang menewaskan 191 orang, dilakukan oleh satu kelompok yang mempunyai hubungan dengan jaringan Al Qaeda. (kpl/dar)