"Tidak ada korban meninggal, sopir truk yang diduga penyebab laka sekarang berada di mapolres," kata Kasat Lantas Polres Magelang, AKP Jaka Sunarko di sela menangani laka karambol di lokasi kejadian itu, di Magelang, Jumat.
Laka terjadi sekitar pukul 08.15 WIB yang diduga karena rem blong truk fuso H 1496 UH dengan sopir Hendro Marwoto, warga Semarang, saat melewati persimpangan jalan tersebut.
Truk pengangkut besi baja dari arah Semarang itu menerobos lampu pengatur lalu lintas yang sedang warna merah sebagai tanda berhenti dan menabrak mobil operasional Polsek Secang yang dikemudikan Kapolsek AKP I Wayan Satra saat mobil polsek itu keluar dari mapolsek. Wayan mengalami luka ringan di kepala dan tangan kanan sedangkan mobilnya rusak berat di bagian kanan.
Truk kemudian menabrak secara beruntun sejumlah kendaraan lain yang sedang berhenti karena lampu merah dan beberapa pejalan kaki di kawasan itu.
Keterangan yang dihimpun menyebutkan, sejumlah kendaraan itu adalah mobil Kijang Panther AA 8878 DE disopiri Muhammad Khabib warga Ngadirejo, Temanggung, truk pengangkut pasir AA 1322 KB disopiri Sumarjo, warga Jogomulyo, Temanggung, mobil Suzuki Carry AA 9242 EA milik Rudiatno yang diparkir di depan tokonya.
Selain itu mobil Escudo AA 7729 DE disopiri Sukirjo warga Perum Kopri Kota Magelang, mobil Suzuki APV AB 7350 N disopiri Taurus Hermanto, warga Depok, Sleman, sepeda motor Vespa AA 6923 E dikendarai Nurhadi, warga Pucang, Secang, Magelang, dan sepeda motor Honda Grand AA 4905 FK dikendarai Nani, warga Magelang.
Para korban luka serius yang dirawat di RSI Kota Magelang masing-masing Sukirjo, Wati Wiyono, Amanda Jovanska, Pramudyanti, Muhammad Khabib, dan Nani, sedangkan di RSU Tidar Kota Magelang, Nurhadi dan Effendi. Sukirjo, Wati, dan Amanda adalah sopir dan penumpang Escudo, Khabib sopir Panther, Nani dan Nurhadi keduanya pengendara sepeda motor, sedangkan Pramudyanti dan Effendi pejalan kaki.
Arus lalu lintas baik dari arah Magelang, Semarang maupun Temanggung yang melintasi persimpangan Secang sempat antre hingga sepanjang sekitar satu kilometer. Aparat kepolisian mengatur arus lalu lintas agar tidak macet saat melintasi kawasan itu.
Beberapa pengguna jalan memanfaatkan jalur alternatif antara lain melalui Pucang, Kuwaluhan, dan Pare, namun pengendara lain diarahkan melalui terminal angkutan pedesaan di Secang.
Dua truk derek dan satu unit mobil derek dikerahkan untuk menyingkirkan kendaraan yang terlibat laka karambol itu agar arus lalu lintas kembali normal. Sekitar pukul 11.30 WIB arus lalu lintas di kawasan itu normal. (*/cax)