
"Anak-anak dan adik-adik sekalian, jangan bersedih, sebab kalian termasuk orang yang beruntung dapat belajar dan bersekolah di tempat ini. Sementara di luar sana, masih banyak yang bernasib lebih buruk dari kalian," kata Lula Kamal.
Mendengar itu, tidak banyak mengubah mimik wajah para penghuni panti asuhan yang sore itu mendapat uluran bantuan dana dan hadiah hiburan dari pihak PT Sido Muncul, sebuah industri jamu yang berpusat di Semarang, Jawa Tengah. Karenanya, Lula yang juga tampak tak tahan menanggung haru, dengan nada suara yang parau berucap, "Tuhan akan memberi jalan kepada setiap umatnya yang mau berupaya."
Keharuan suasana mendadak terpecah lewat celetuk pembawa acara yang menyodok dengan menampilkan tarian anak-anak diiringi lagu-lagu gembira. Mengomentari tarian para penghuni panti, Anna mengaku sangat kagum. "Sepertinya mereka itu betul-betul sudah sangat terlatih. Tubuhnya sangat lentur dengan gerak-gerak dinamis," kata istri aktor film yang jaya di tahun 70-an, Roy Marten.
"Ini Bali, jeng," kata Lula menimpali.
Senada dengan Anna, Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat mengaku sangat kagum dengan regenerasi di bidang kesenian di Bali.
"Dari sembilan panti asuhan yang sudah saya kunjungi terdahulu, di sini saya paling terkesan dengan penampilan karya seni anak-anaknya," ujar Irwan di sela-sela kegiatan.
Rombongan artis Tolak Angin tersebut berada di Denpasar berkaitan dengan penyerahan bantuan dana pendidikan dari PT Sido Muncul untuk seribu orang penghuni 14 panti asuhan di Pulau Dewata. Bantuan dana senilai Rp100 juta, diserahkan Dirut Irwan diterima Kepala PAHDJ II Denpasar, Wayan Nika, mewakili 14 rekan dari panti asuhan yang lain.
Selain uang tunai, pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan lain berupa aneka jamu produksi pabrik yang berdiri di Desa Bergas Klepu Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, 56 tahun silam itu.
Dirut Irwan mengatakan, penyerahan bantuan bagi seribu anak panti asuhan di Bali, merupakan yang kesepuluh kalinya untuk anak-anak serupa yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. (*/boo)
Lihat Profil: Lula Kamal, Anna Maria, Roy Marten