Secara total empat hari permainan, Creamer membukukan pukulan 20 di bawah par 268 setelah dia terkena satu bogey pada lubang terakhir yang merupakan bogey pertama selama 62 lubang, dan itu menyebabkan dirinya gagal menyamai rekor 72 lubang yang dibuat tahun lalu oleh pegolf nomor satu dunia asal Meksiko Lorena Ochoa.
"Saya ingin memecahkan rekor, itu yang menjadi target dalam otak saya, itu cukup mengecewakan saya gagal melakukan itu, tapi saya cukup lega bisa memenangi turnamen ini," kata Creamer.
Kemenangan itu merupakan karir keempat bagi sejarah Creamer di LPGA dan kemenangan pertamanya sejak turnamen itu tahun ini di buka pada Pebruari di Hawaii.
"Saya merasa bermain bagus, saya menciptakan peluang bagi saya sendiri, saya percaya diri terhadap diri saya sendiri dan saya yakin saya bisa melakukan itu," tambah Creamer.
Dengan kemenangannya itu pegolf AS berusia 21 tahun itu mendapatkan hadiah utama US$150 ribu.
"Saya merasa cukup percaya diri dan saya akan membawa momentum ini untuk turnamen pekan depan," kata Creamer.
Creamer yang memimpin enam pukulan pada hari pertama dimulainya turnamen, terhindar dari bogey setelah lubang kesembilan, Kamis, dia mencatat dua di atas par pada permainan sembilan lubang pertama, sebelum memainkan lubang ke-62 tanpa bogey.
"Saya sedikit tegang saat unggul enam pukulan, anda tidak pernah tahu apa yang terjadi," kata Creamer. (*/cax)