Manajer Persema Malang Bambang DH. Suyono, Senin, mengakui, pihaknya sudah mengutus salah seorang asisten manajer, yakni Waluyo Santoso, menemui dan minta persetujuan secara langsung pada pengurus BLI di Jakarta agar proses penambahan pemain tuntas sebelum akhir November 2007.
"Kami berharap permohonan dan dispensasi penambahan pemain asing sebagai pengganti Caue Benecio ini cepat direspon dan dikabulkan oleh BLI, sehingga pada saat dijamu PSDS awal Desember bisa langsung bergabung dengan tim Persema," katanya di Malang.
Menyinggung pemain incaran yang bakal menggantikan posisi Caue Benecio di lini tengah, Sekkota Malang itu mengatakan, sudah ada dan sudah dihubungi oleh manajemen.
"Sekarang tinggal proses penyelesaiannya saja sambil menunggu rekomendasi dari PSSI yang saat ini sedang diperjuangkan," ujarnya.
Ia mengakui, pemain bidikan yang bakal menggantikan Caue Benecio tersebut beberapa tahun sebelumnya pernah memperkuat tim Laskar Ken Arok, julukan Persema, dan saat ini sedang memperkuat salah satu tim Divisi I sehingga kalau ada lampu hijau dari PSSI, pemain bersangkutan tidak kesulitan beradaptasi dengan atmosfir yang ada di Persema.
Mengenai hengkangnya Caue Benecio dari Persema yang disinyalir tidak adanya kesepakatan angka pembayaran antara Manajemen Persema dan pemain yang beristrikan wanita berkebangsaan Swedia itu, Bambang yang juga mantan Kadis Kimpraswil Kota Malang itu membantah dengan tegas, sebab Caue lebih memilih memperkuat salah satu tim di negara istrinya.
"Kita sudah memberi kesempatan untuk tetap bergabung dengan Persema dan masa kontraknya yang berakhir November ini diperpanjang hingga kompetisi berakhir, namun Caue lebih memilih bergabung dengan salah satu tim Swedia," katanya.
Untuk perpanjangan kontrak di Persema hingga musim kompetisi berakhir, Caue menetapkan gaji sebesar Rp100 juta, namun manajemen menawar hingga Rp50 juta per bulan, tetapi Caue tetap tidak mau dan akhirnya memilih hijrah ke Swedia. (*/lpk)