"Dengan layanan ini masyarakat bisa memperoleh berbagai informasi mengenai kereta api seperti tarif, jadwal, pengaduan, posisi KA mapun posisi tempat duduk," kata Executive General Manager (EGM) Telkom Divre V Jatim, Mas`ud Khamid, di Stasiun Pasarturi, Surabaya, Selasa.
Menurut Mas`ud, layanan itu merupakan layanan "content" dari Flexi. Layanan seperti itu akan terus dikembangkan, sehingga masyarakat semakin dimudahkan memperoleh akses informasi mengenai berbagai hal seperti layanan kapal penumpang dan layanan lainnya.
Mas`ud Khamid maupun Pelaksana Harian Kepala PT KAI Daerah Operasi (Daops) VIII Surabaya, Suseno Priyanto, menyatakan bahwa kerjasama itu merupakan sinergi positif antar dua operator yakni operator telekomunikasi dan operator transportasi.
Melalui layanan ini masyarakat akan semakin mudah untuk memperoleh informasi mengenai layanan PT KAI melalui pesawat telepon mereka. Tarif SMS informasi layanan KA itu Rp500 per SMS.
Untuk mengakses layanan itu, masyarakat cukup mengetik "KA tarif SBY-JKT" untuk mengetahui tarif seluruh KA jurusan Surabaya-Jakarta. Sedangkan untuk mengetahui informasi lainnya, maka pelanggan cukup mengisi sesuai kebutuhannya.
Pelanggan Flexi di Jatim saat ini sebanyak dua juta Satuan Sambungan Flexi (SSF). Sedangkan rata-rata penggunaan Flexi untuk mengirim SMS di kota besar sebanyak enam kali per hari per pelanggan, sedangkan di kota kecil menengah antara dua-tiga kali per hari per pelanggan.
"Kami berharap sinergi positif ini bisa lebih dikembangkan," kata Pelaksana Harian PT KAI Daops VIII Surabaya, Susesno Priyanto.
Selain layanan "Info KA" via SMS ke nomor akses 7005, dalam kesempatan itu diresmikan pula layanan hotspot Speedy di ruang tunggu eksekutif Stasiun Pasarturi Surabaya.
Pelanggan bisa mengakses internet di ruang tunggu Stasiun Pasarturi melalui hotspot Speedy karena di tempat itu oleh Telkom juga disediakan dua komputer.
Layanan hotspot Speedy di Stasiun Pasarturi merupakan yang pertama kali di Daops VIII. Setelah Pasarturi menurut rencana akan dikembangkan ke Stasiun Gubeng Surabaya dan Stasiun Malang.
"Tahun ini kita telah memasang layanan hotspot Speedy di 200 titik di Jatim baik di taman-taman, alun-alun, instansi maupun public area lainnya. Kita harapkan tahun depan kita bisa memasang di 1.000 titik layanan," kata Mas`ud.
Pemasangan fasilitas layanan internet tersebut merupakan kepedulian dan dukungan Telkom untuk masyarakat lebih mengenal kemajuan teknologi informasi secara lebih luas. (kpl/rit)