Dengan kematian 860 prajurit, maka 2007 menjadi tahun paling mematikan bagi pasukan AS di Irak.
Sementara itu, Kantor Berita Aswat al-Iraq melaporkan bahwa di provinsi Diwaniyah yang berpenduduk sebagian besar Syiah di Irak selatan, tujuh polisi Irak anggota gerakan yang dipimpin ulama garis keras Moqtada al-Sadr ditangkap karena kasus pembunuhan.
Gerakan Sadr mengecam penangkapan polisi-polisi itu dan mengatakan, itu merupakan bagian dari operasi untuk menumpas partai mereka.
Surat kabar resmi al-Sabah mengutip satu sumber yang dekat dengan Perdana Menteri Nuri al-Maliki yang mengatakan, pemerintah ingin membantu keluarga-keluarga yang melarikan diri ke negara-negara tetangga untuk kembali lagi ke Irak.
Karena keadaan keamanan telah membaik di Irak, pemerintah akan pertama-tama berusaha mendorong pengungsi Irak di Suriah untuk kembali ke tanah air mereka, kata surat kabar tersebut. (kpl/dar)