"Dari lima Komponen penting penarik investasi di kota Pangkalpinang hanya tiga yang terpenuhi sementara dua komponen penting lagi belum dipenuhi dalam upaya menarik investor dan pembangunan di Kota itu," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Investasi Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Anwar Effendi di Pangkalpinang, Kamis (15/11).
Sektor industri yang memiliki potensi besar yaitu industri olahan hasil pertanian, olahan hasil pertambangan, industri hilir dari hasil tambang.
Ia juga menjelaskan, ada lima komponen yang dapat menarik investor menanamkan investasi di daerah yaitu, pertama potensi ekonomi daerah dan di kota Pangkalpinang potensi ekonomi cukup menarik karena banyak sumber daya alam yang dihasilkan Kabupaten-kabupaten di sekitarnya, Kedua kelembagaan dan pemerintah Kota Pangkalpinang dalam hal ini telah melakukan terobosan dalam menciptakan pelayanan perizinan yang cepat dan mudah serta maksimum.
Ketiga, yaitu berkaitan dengan infrastruktur dan itu yang masih menjadi kelemahan Kota Pangkalpinang untuk memikat investor menanamkan modal mereka di kota Pangkalpinang karena masih lemahnya infrastruktur, keempat, ketersediaan tenaga kerja dan yang kelima keadaan situasi keamanan.
Tiga dari lima sektor itu telah dipenuhi Pangkalpinang namun dua sektor lagi masih belum optimal sehingga perlu upaya ekstra pemerintah untuk lebih meningkatkan sektor itu sehingga dapat menarik investor.
Ia juga mengatakan, investor agar tak khawatir terkait ketersediaan lahan karena di kota Pangkalpinang saat ini masih memiliki lahan yang luas untuk perkembangan sektor industri dan menunggu tangan-tangan investor. (*/lpk)