Sumitomo Investasi CDM 1300 HA

Kapanlagi.com - Raksasa industri Jepang, Sumitomo corporation berencana menanamkan investasi untuk pembangunan hutan dalam skema Clean Development Mechanism (Mekanisme Pembangunan Bersih) seluas 1300 hektare.

Dengan asumsi penanaman di setiap hektare membutuhkan dana Rp10 juta, kata Dirjen Bina Produksi Kehutanan Departemen Kehutanan di Jakarta, Kamis, perusahaan itu menanamkan investasi sekitar Rp13 miliar.

Dia mengatakan, pembangunan hutan konervasi akan mengambil lokasi di Pegunungan Bromo Tengger dan Yogyakarta.

"Mereka yang mencari lokasinya dan sudah siap untuk segera dilaksanakan," kata Hadi usai mendampingi tim Sumitomo memaparkan rencana itu kepada Menteri Kehutanan MS Kaban.

Selain pembangunan hutan dengan mekanisme CDM, kata Hadi, Sumitomo lewat PT Kutai Timber Indonesia juga membangunan hutan rakyat. Perusahaan tersebut menyebar bibit gratis kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kayu.

"Saat ini mereka menyerap kayu yang dihasilkan hutan rakyat hingga 150.000 m3 tiap tahun," katanya.

Langkah Sumitomo dalam pembangunan hutan lewat skema CDM itu mengikuti sejumlah raksasa industri asal Korea Selatan yang sudah lebih dulu masuk ke Indonesia.

Akhir 2006 lalu, beberapa perusahaan Korsel menyatakan minatnya berinvestasi dalam skema CDM di Indonesia.

Dengan total investasi Korsel seluas 500.000 ha, menurut Hadi, saat ini realisasi investasi dari negara itu memasuki tahap persiapan. "Perusahaan Korsel telah mengikat kerjasama dengan perusahaan Indonesia untuk merealisasikan investasinya," katanya.

Federasi Koperasi Kehutanan Korea sudah bekerjasama dengan Perum PerhutaniI. Sementara Pohang Steelers Coorporation (Posco), kata Hadi, juga sudah masuk dalam tahap persiapan. (*/lpk)

©2003-2007 KapanLagi.com