Sulut Dapat Permintaan Ekspor VCO Organik ke Kanada
Kapanlagi.com - Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat permintaan untuk lakukan ekspor Virgin Coconut Oil (VCO) organik ke Toronto, Kanada."Kanada minta ekspor secara kontinyu satu kontainer 18 hingga 20 ton minyak kelapa murni bebas kimia tersebut," kata Direktur CV Eco,Very Lumentut, salah satu produsen VCO organik di Sulut, Kamis (15/11). Saat ini dalam tahap negosiasi harga, mereka meminta harga dapat diturunkan dari patokan saat ini berkisar US$5 per liter. Very mengatakan, soal kualitas tidak masalah, standar minimum 58 persen asam laurat dapat terpenuhi, demikian juga syarat teknis lainnya. Kepala Dinas Perkebunan Sulut, Rene Hosang, mengatakan, VCO organik diproduksi guna memenuhi permintaan pasar luar negeri yang minta komoditi bebas kandungan kimia apapun. "Pasar negara mancanegera inginkan produk bahan pangan bebas kandungan kimia, sebab mereka kuatir dapat mengganggu kesehatan dalam jangka panjang," kata Rene. Produsen VCO Sulut sudah diminta agar menyesuaikan dengan permintaan pasar luar negeri tersebut, apalagi hampir semua negara maju mulai mensyaratkan hal itu. Kepala Seksi Ekspor Impor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Johny Rumagit, mengatakan, VCO merupakan salah satu komoditi andalan Sulut ke depan. "VCO merupakan salah satu produk turunan kelapa, saat ini semakin banyak negara meminta, hanya masalahnya hingga kini belum ada Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap produk tersebut," kata Johny. Saat ini SNI masih menunggu hasil akhir dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), semakin cepat keputusan BSN akan semakin baik, karena dengan begitu kualitas VCO diakui. (*/lpk) |