
Bagi Anna apapun yang terjadi, baik dan buruk, Roy tetaplah suaminya dan ayah dari anak-anaknya. Hal itu tidak bisa dipungkirinya. Kini mantan model era 80-an tersebut siap-siap menghadapi situasi terburuk, dengan menjual rumah di Jakarta, dan pindah ke Bali.
"Apapun yang terjadi, aku tetaplah seorang istri. Saat ini suamiku lagi sakit, dia benar-benar butuh pertolongan. Kalaupun ada yang mengatakan bahwa saya akan cerai, itu sama sekali tidak akan terjadi, baik sifat jelek dia atau sifat baik, dia tetap suami dan saya tidak akan keluar dari ucapan saya. Karena saya hanya mau maafkan suami saya, karena doa saya yang telah saya ucapkan," kata Anna Maria, Kamis (15/11) sore.
Saat pertama kali mendapat kabar Roy kembali ditangkap karena sabu-sabu, sama persis seperti tahun lalu, yang membuat Roy mendekam di LP Cipinang selama 8 bulan, Anna langsung shock dan tidak ingin bertemu keluarga. Kini setelah dirasa cukup tenang dan kuat, ia memberanikan diri berbicara di hadapan khalayak.
"Semua ini sudah menjadi rencana Tuhan," tutur Anna lalu terdiam sejenak menahan sesenggukan tanda gundah.
"Aku tahu Tuhan sayang sama mas Roy. Kita tak akan berpaling dari doa, karena aku yakin Tuhan akan selalu menolong, yang penting kehidupan kita tetap jalan, kalau ada kemungkinan terburuk terjadi rumah akan kami jual kemudian pindah ke Bali. Selain tempat yang menyenangkan buat keluarga, Bali pastinya lebih dekat dengan Surabaya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Anna mewakili keluarga besar Roy Marten, meminta maaf atas semua yang telah terjadi, atas janji-janji Roy yang tak terlaksana.
"Kami akan terima mas Roy apa adanya, dan kami meminta maaf kepada masyarakat, terutama para Romo pengikut ortodok di seluruh Indonesia," ucap Anna. (kpl/wwn)
Lihat Profil: Roy Marten, Anna Maria
mungkin ini karma mba ana dari orang tua, coba mba inget2 kesalahan mba ana terhadap ortu, semoga mba sadar atas kesalahan fatal mba selama ini, bertobatlah....
ya ampun..
kenapa juga masih gag kapok? toh akibatnya gag ngenakin dan ngecewain banyak orang.. terutama istri yang begitu sabar n sayang.
apa mungkin mesti ngelamin yang kedua kali baru sadar akan semuanya??
Anna Maria benar-benar istri yang sangat ideal tapi kenapa Roy tidak pernah belajar jadi suami terbaik. Roy mah kaya keledai
"Hidup itu indah.." dan keindahan hidup itu bukan dilihat dari hal-hal baik n' menyenangkan yg kita alami tapi jg penderitaan dan salib yg kita hadapi. karena dengan salib kita akan menuju kepada kehidupan yg "baru" itu. Saya salut dan bangga pada Mba Anna dan anak-anak yg telah memaafkan dan menerima mas Roy apa adanya. semoga semuanya ini menjadi moment terbaik untuk mencapai kehidupan baru itu. Jesus Love You All...
for mbak anna, be strong n take courage, God will make a way, where there seem to be no way and God always be with you n family, so keep in pray ! for mas roy, be strong,coz God loves you, HE will be raise you up, whatever happened, GBU all