Telkom Perluas Speedy, Jadikan Sumatera 'Pulau Digital'

Kapanlagi.com - Operator telekomunikasi PT Telkom Tbk Divre I Sumatera, bertekad menjadikan Pulau Sumatera menjadi "Pulau Digital" dengan memperluas akses layanan internet pita lebar berkecepatan tinggi (broadband access) Speedy di wilayah itu.

Keterangan tertulis Direktur Konsumer Telkom, Ermady Dahlan, di Jakarta, Kamis, menyebutkan, dua kota terakhir yang telah tersedia layanan Speedy yaitu kota Ranai, Pulau Natuna (kawasan pantai timur Kepulauan Riau), dan di Gunungsitoli, Pulau Nias (kawasan pantai barat pulau Sumatera).

"Dua kota terluar itu melengkapi jumlah kota yang tersambung layanan Speedy di Sumatera. Ini mempertegas komitmen Telkom Divre I Sumatera menjadikannya sebagai "Pulau Digital" di Indonesia, tegas Ermady.

Kalau berorientasi bisnis semata, diutarakannya, Telkom tidak akan memasarkan teknologi Speedy di wilayah tersebut. Tetapi, karena menyangkut kepentingan bangsa dan negara, Telkom wajib berada paling depan membangun fasilitas komunikasi.

Upaya menjadikan Sumatera menjadi "Pulau Digital", mendapat apresiasi dari Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen J. Suryo Prabowo, dan anggota Komisi I DPR-RI Dedi Djamaluddin, dan Bupati Kabupaten Kepulauan Natuna Daeng Kusnadi.

Menurut Mayjen J. Suryo Prabowo, menyebutkan Telkom menjadi perusahaan yang berpikir dan berkarya demi kemajuan dan kepentingan bangsa yang lebih besar.

Sementara, Dedi Djamaluddin Malik mengatakan, Telkom dan perusahaan telekomunikasi yang ada di Indonesia sama-sama mencari keuntungan, tetapi Telkom menunjukkan tanggungjawabnya dengan membuka akses komunikasi dan informasi terutama di daerah-daerah terpencil.

Executive General Manager Telkom Divisi I Sumatra Muhammad Awaluddin, menjelaskan, pertumbuhan pengguna Speedy di Sumatera telah mencapai 33.000 satuan sambungan layanan (SSL), yang tersebar di 35 kota di Sumatera.

"Jumlah ini tumbuh signifikan seiring program penetrasi pasar dan edukasi yang dilakukan Telkom. Hingga akhir 2007, Telkom sudah akan menggelar layanan Speedy di 136 lokasi," katanya.

Untuk meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, disebutkan Awaluddin, pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (ICT) sebagai infrastruktur dasar di daerah harus dipercepat guna memenuhi kebutuhan akan layanan komunikasi yang berkualitas.

"Dengan kehadiran Speedy, diharapkan kesulitan akses informasi yang dirasakan masyarakat di Sumatera dapat teratasi. Sekaligus dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi kawasan ini," katanya. (kpl/rit)

©2003-2007 KapanLagi.com