Kecelakaan terjadi karena kendaraan umum Elf mengalami pecah ban dan nyelonong ke jalur lain melintasi median jalan kemudian menghajar Xenia hijau Nopol E 1018 KI tersebut.
Akibat kecelakaan itu, lima orang luka berat yaitu tiga dari Elf dan dua dari Xenia serta 10 orang luka ringan yang semuanya penumpang Elf.
Menurut Hasyim (30), tukang bengkel dan penjual bensin eceran, dari arah Cirebon meluncur Elf jurusan Cirebon-Ciledug, yang kemudian mengalami pecah ban lalu menabrak median dan terbang ke arah jalur berlawanan, lalu menghantam Xenia yang melaju dari arah Losari.
"Setelah menabrak median, Elf terbang dan langsung menghantam Xenia," kata Hasyim yang saat itu tengah menambal ban sepeda.
Hantaman keras antara bagian depan membuat muka Elf kemudian berbalik ke arah Cirebon. Supir dan penumpang di depan baik Xenia dan Elf mengalami luka parah.
Toni, warga Desa Dukudara, Pabedilan, Kabupaten Cirebon yang mengemudikan Xenia hampir 20 menit tergeletak karena kakinya terjepit bagian depan kendaraan yang ringsek. Dia baru bisa diangkat keluar setelah satu mobil derek membuka ruang bagian kemudi.
Sementara Irun, warga Desa Pasuruan, Pebedilan yang berada di samping Toni juga tak sadarkan diri dengan luka di bagian muka dan kaki. Kedua korban mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Gunung Jati Cirebon.
Korban luka berat lainnya yaitu Mulyadi, sopir Elf dan dua penumpang di depan yaitu Uhar (13), warga Desa Panawangan, Sedong Kabupaten Cirebon, dan Juhaeni (20), warga Desa Sedong Lor, Sedong. Ketiga korban itu mengalami patah kaki.
Sedangkan korban luka ringan yang semuanya warga Kabupaten Cirebon yaitu Hasan Basari (30) dan anaknya Wibikusno (2,5), warga Desa Kanci Kulon, Ny Ali Zulfah (25) dan anaknya Tb Ikhsanudin (1,5) warga Desa Mertapada Kulon.
Kemudian Deden (34) warga Desa Sambih, Susukan Lebak, Wahyu San"i (33), warga Blok Moncongos, Desa Susukan Lebak, Galih Supriadi (19), warga Blok Pahing, Mertapada Wetan, Abu Bakar (49), warga Astana Japura, Dudi (16), wara Blok Buah Bedul, Desa Greged, dan Ny Sanah (35) warga Desa Sidamulya, Asjap.
Menurut Hasan Basari, kendaraan Elf sedang melaju kencang- tiba-tiba mengalami pecah ban sebelah kanan depan sehingga kendaraan nyelonong melintasi median jalan dan langsung menubruk Xenia yang juga melaju dari arah berlawanan.
"Saya juga kaget, tetapi reflek memeluk anak saya," kata Hasan yang mengalami patah kaki sebelah kanan sementara anaknya mengalami luka sobek di bagian kepala.
Dua kendaraan nahas kemudian diderek ke Polsek Mundu yang berada sekitar empat kilometer dari lokasi kejadian.
Kejadian itu sempat memacetkan arus kendaraan karena dua kendaraan melintang di ruas sebelah Barat yang bersebelahan dengan jalur rel kereta.
Kasus kecelakaan ini ditangani Polres Cirebon. Sampai berita ini diturunkan, polisi masih mendata identitas korban di Unit Gawat Darurat RSUD Gunung Jati Cirebon. (*/cax)