< >

Hindari Badai, Ribuan Warga Filipina Mengungsi

Rabu, 21 November 2007 20:16
Kapanlagi.com - Ribuan orang di Filipina timur,Rabu mulai meninggalkan rumah mereka, menjelang tibanya badai baru yang diperkirakan akan melanda daerah itu pekan ini, kata seorang pejabat senior.

Anthony Golez, jurubicara Dewan Koordinasi Bencana Nasional , mengatakan Presiden Gloria Macapagal Arroyo memerintahkan pengungsian penduduk di daerah-daerah pantai dan lereng-lereng gunung di daerah Bicol.

Golez mengatakan sekitar 40.000 keluarga akan termasuk masuk dalam perintah pengungsian itu di provinsi-provinsi Catanduanes, Camarines Sur, Camarines Norte, Albay, Sorsogon dan Masbate.

Tahun lalu lebih dari 1.000 orang tewas dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal ketika hujan lebat yang turun mengakibatkan tanah longsor di lereng-lereng Gunung berapi Mayon di provinsi Albay, 330km tenggara Manila.

"Presiden ingin menjamin tidak ada korban," kata Golez menjelaskan perintah evakuasi itu.

Arroyo berada di Singapura menghadiri KTT ASEAN , tetapi ia diperkirakan pulang ke Manila Rabu petang.

Pada awal pekan ini, 11 orang tewas akibat tanah longsor dan banjir bandang setelah hujan lebat akibat badai tropis Lando melanda Filipina, Selasa.

Kantor cuaca mengatakan badai baru, Mitag, dengan kecepatan angin maksimum 85km per jam dan hembusan angin 100km per jam , berada 870km timur daerah Bicol.

"Badai itu masih terlalu jauh untuk memberikan dampak langsung pada negara ini," katanya. "Akan tetapi , diperkirakan badai itu akan menyebabkan hujan di bagian timur negara itu yang mungkin menimbulkan banjir bandang dan tanah longsor."

Badan cuaca itu mengatakan pihaknya memperkirakan badai itu akan menghantam provinsi Bicol, Jumat pagi atau Sabtu. (*/boo)