< >

Pemda Bengkulu Lakukan Persiapan Hadapi Prediksi Gempa Besar

Rabu, 21 November 2007 22:14
Kapanlagi.com - Pemerintah daerah (Pemda) di Bengkulu, baik provinsi maupun kabupaten/kota kini mulai mempersiapkan langkah-langkah guna menghadapi gempa besar dan tsunami terkait prediksi yang disampaikan pengamat gempa Brazil Prof Jucelino Nobrega da Luz.

"Diharapkan semua kabupaten/kota mempersiapkan langkah-langkah untuk menghadapi gempa dan tsunami itu, dan kita dari provinsi akan memberikan bantuan apa yang dibutuhkan," kata Gubernur Bengkulu Agusrin Maryono Najamuddin saat rapat koordinasi menghadapi gempa dan tsunami di Bengkulu, Rabu.

Dalam rapat yang dihadiri Wagub HM Syamlan, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Soedibyo, Danrem 041 Geruda Emas Brigjen TNI Amril Amir, Walikota Bengkulu Ahmad Kanedi dan para pejabat di jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota itu juga disepakati Pemerintah Provinsi Bengkulu akan membantu genset, MCK serta peralatan lain untuk kebutuhan di pengungsian.

Menurut Agusrin, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan membantu satu unit genset berkapasitas 5.000 Watt untuk setiap lokasi pengungsian, di samping perlengkapan MCK dan lainnya.

Gubernur juga menekankan agar pemerintah kabupaten/kota segera melakukan simulasi penyelamatan gempa dan tsunami, agar masyarakat lebih siap dan tahu yang harus dilakukan ketika musibah itu datang.

"Kita belum tahu dan tak memastikan akan terjadi gempa atau tidak, tapi tetap harus melakukan antisipasi untuk menghadapinya," katanya.

Walikota Bengkulu Ahmad Kanedi mengatakan, untuk menghadapi gempa dan tsunami tersebut, pihaknya telah menetapkan 11 titik pengungsian di lokasi tinggi yang cukup aman dari bahaya tsunami.

Kesebelas tempat pengungsian itu yakni Kampus Universitas Bengkulu yang berketinggian 15-20 meter di atas permukaan laut, dan mampu menampung pengungsi sebanyak 10 ribu orang.

Kemudian lapangan Kampung Kelawai berketinggian 14 meter dan mampu menampung pengungsi 3.000 orang, Lapangan Merdeka berketinggian 15 meter mampu menampung 8.000 pengungsi, Masjid At-Taqwa berketinggian 14 meter dapat menampung 3.000 orang.

Selanjutnya Simpang Empat Pantai berketinggian 12,5 meter mampu menampung 2.000 orang, STM (SMK Negeri 2) berketinggian 13 meter dapat menampung 10 ribu orang, lapangan bola Kemuning berketinggian 10,5 meter mampu menampung 2.000 orang, gedung Balai Buntar berketinggian 19 meter dapat menampung 4.000 orang.

Tempat lainnya yakni lapangan bola Pagar Dewa berketinggian 15 meter dapat menampung 4.000 orang, lapangan Pesantren Pancasila berketinggian 20 meter bisa menampung 5.000 orang dan terminal Betungan berketinggian 20 meter dan mampu menampung 2.000 orang.

"Seluruh pengungsian itu rencananya akan dilengkapi genset, tenda dan MCK. Untuk perlengkapan itu kami mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah provinsi," katanya.

Sementara Bupati Muku Muko, Ichwan Yunus sebelumnya menyatakan telah menyiapkan 13 titik pengungsian untuk mengevakuasi masyarakat jika gempa besar dan tsunami seperti yang diprediksi itu benar-benar terjadi.

Masyarkaat Bengkulu kini "dihantui" keresahan menyusul adanya prediksi dari Prof Jucelino Nobrega da Luz yang menyatakan pada 23 Desember 2007 akan terjadi gempa besar berkekuatan 8,5 SR di Sumatera termasuk Bengkulu. (*/boo)