< >

Santunan Korban Adam Air Tuntas 95%

Kamis, 22 November 2007 08:11
Kapanlagi.com - Santunan untuk korban pesawat Adam Air dengan nomor penerbangan KI 574 yang hilang dalam penerbangan dari Surabaya ke Makassar 1 Januari 2007 sudah 95% tuntas.

"Pihak kami siap untuk membayarnya, hanya tinggal tiga korban yang sedang menunggu keputusan hak waris dari pengadilan," kata Presdir Adam Air, Adam Ahitya Suherman kepada wartawan seusai peluncuran penerbangan perdana rute Jakarta-Banjarmasin, Rabu di Banjarmasin.

Ia mengatakan, dua atau tiga korban yang belum menerima santunan tersebut karena pada umumnya masih dalam sengketa perebutan hak waris antar keluarga korban sendiri dan kini tinggal menunggu keputusan pengadilan."Besaran santunan tersebut berkisar antara Rp500 sampai Rp700 juta,"katanya.

Secara teknis maskapai penerbangan Adam Air juga sudah menyerahkan "Kotak Hitam" pesawat yang jatuh ke KNKT (Komite Nasional Kecelakaan Transportasi) tinggal menunggu hasil kesimpulan, kata Adam.

Menurut dia, dengan kejadian tersebut penumpang Adam Air tahun ini tidak mengalami penurunan drastis meskipun tahun ini diperkirakan menurun lima% dibanding tahun 2006 yang berjumlah 7 juta penumpang. Penurun tersebut, katanya, bukan karena penumpang trauma tapi diakibatkan tahun ini lesunya penumpang penerbangan.

"Tahun mendatang (2008) diperkirakan akan naik kembali sekitar 10% atau paling tidak kembali seperti jumlah tahun 2006," katanya.

Peluncuran penerbangan langsung Jakarta-Banjarmasin itu merupakan rute ke 22 bagi Adam Air dan akhir tahun ini menjelang malam Natal Adam Air juga akan melakukan peluncuran perdana Jakarta-Manado, katanya dan menambahkan tahun ini jumlah penerbangan Adam Air akan menjadi 23 rute penerbangan ke seluruh tanah air.

Untuk rute Jakarta-Banjarmasin yang akan dilakukan satu kali dalam satu hari dan menggunakan pesawat Boeing 737-400 itu , diprediksi akan dapat merebut pasar 10% dari 10 maskapai penerbangan yang melayani rute Banjarmasin. Jumlah penumpang yang terbang dari bandara Syamsudin Noor Banjarmasin tersebut kini 5000 per bari.

Adam menganggap Banjarmasin masih mempunyai potensi penumpang penerbangan, karena Kalimantan Selatan sebagai daerah yang mempunyai pertumbuhan ekonomi yang selalu meningkat.

Maskapai penerbangan Adam Air kini mempunyai 22 pesawat Boeing 737-400 dan untuk bisa melayani penerbangan seluruh jalur potensi penerbangan seluruh Indonesia paling tidak harus mempunyai 60 pesawat. "Dan ditargetkan hal tersebut akan tercapai sekitar enam tahun ke depan," katanya. (kpl/rit)