< >

Topan Hagabis Ancam Vietnam, Ribuan Orang Akan Dievakuasi

Jum'at, 23 November 2007 07:14
Kapanlagi.com - Vietnam yang letih dilanda banjir menyerukan kepada ribuan kapal nelayan untuk merapat ke pantai dan berencana akan mengungsikan ribuan orang karena Topan Hagabis mengancam pantai selatan, badai ketujuh melanda negara itu dalam bulan-bulan belakangan ini, kata para pejabat, Kamis.

Dengan kecepatan angin sampai 133 km per jam, Hagabis berada 450km lepas pantai selatan Vietnam Kamis pagi dan sedang bergerak ke barat laut dengan kecepatan lima kilometer per jam, kata Pusat Prakiraan Hidrometeorologi Nasional.

Kendatipun semula topan itu tampaknya seperti badai akan menurunkan hujan antara Kota Hi Chi Minh dan kota wisata pantai Nha Trang, pihak pejabat cuaca mengatakan badai itu agaknya akan bergerak ke utara dan bisa menimbulkan hujan di provinsi-provinsi yang masih dilanda banjir yang menyebabkan ratusan orang tewas dalam bulan-bulan belakangan ini.

"Kami telah memerintahkan semua kapal motor di daerah selatan dan tengah kembali ke pantai, meminta penduduk lokal menjaga harta milik mereka . Kami juga meminta tentara siaga," kata Doan Thanh Trung pejabat kantor Departemen Banjir dan Badai di wilayah selatan.

Kementerian luar negeri mengirim nota-nota diplomatik ke Indonesia, Malaysia , Kamboja dan Thailand untuk menampung kapal-kapal nelayan Vietnam dalam kasus-kasus darurat,kata pusat itu.

Penjaga pantai Vietnam melakukan kontak dengan lebih dari 37.000 kapal dengan 207.160 nelayan dari 15 provinsi tengah dan selatan tentang topan itu dan meminta mereka ke pantai atau mencari tempat perlindungan, kata Departemen Banjir dan Badai Pusat.

"Lebih dari 500 kapal dengan 3.200 nelayan mencari tempat perlindungan di perairan-perairan Indonesia dan Malaysia," kata Trung.

Provinsi-provinsi selatan dan tengah juga berencana akan untuk mengungsikan puluhan ribu orang menjelang topan itu tiba.

"Pengungsian itu tidak akan dilakukan sampai 12 jam sebelum topan itu menurunkan hujan," kata Trung. "Diperkirakan hujan akan turun Jumat petang tetapi kami belum tahu di mana tepatnya hujan akan turun."

"Ini adalah topan yang sangat rumit karena memperoleh kekuatan dan mengubah arah," kata Bui Minh Tang, direktur Pusat Prakiraan Hidrometeorologi Nasional.

Banjir dan topan menewaskan lebih dari 300 orang di Vietnam tahun ini termasuk sekitar 90 orang tewas akibat badai Lekima dan banjir awal Oktober. (*/boo)